Insiden Flare Nodai Konser Reuni Oasis di Melbourne: Liam Gallagher Ngamuk, Keamanan Dipertanyakan

Insiden Flare Nodai Konser Reuni Oasis di Melbourne: Liam Gallagher Ngamuk, Keamanan Dipertanyakan

Ikhsan Medium.jpeg

Sabtu, 1 November 2025 – 23:24 WIB

Konser reuni band legendaris Inggris, Oasis, di Marvel Stadium, Melbourne, Australia, Jumat (31/10/2025). (Foto: Facebook/Ray Carr)

Konser reuni band legendaris Inggris, Oasis, di Marvel Stadium, Melbourne, Australia, Jumat (31/10/2025). (Foto: Facebook/Ray Carr)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Konser reuni band legendaris Inggris, Oasis, di Marvel Stadium, Melbourne, Australia, pada Jumat (31/10/2025) malam waktu setempat seharusnya menjadi malam nostalgia sempurna. Sayangnya, kegembiraan ribuan penggemar setia itu dicoreng oleh insiden berbahaya: pelepasan suar (flare) di tengah lantai pertunjukan.

Insiden itu dilaporkan terjadi saat band membawakan lagu penutup yang ikonik, Champagne Supernova. Tiba-tiba, dua suar dilepaskan ke arah penonton, memicu kepanikan sesaat di area konser, seperti dilansir dari Billboard, Sabtu (1/11/2025).

Seorang penonton bernama Virginia, yang membawa putrinya yang berusia 13 tahun, mengonfirmasi kepada media setempat tentang adanya ‘kilatan yang terlihat seperti api’ di kerumunan. Karena alasan keselamatan, Virginia dan putrinya memilih meninggalkan area pertunjukan lebih awal.

Liam Gallagher Beri Teguran Keras di Media Sosial

Vokalis Oasis, Liam Gallagher, yang dikenal ekspresif, segera menanggapi insiden yang membahayakan itu. Melalui platform media sosial X, Liam memberikan teguran keras, menyebut pelaku pelepasan suar sebagai ‘orang yang sangat bermasalah’ dan menyatakan bahwa tindakan tersebut dapat memiliki konsekuensi serius.

Di atas panggung sendiri, para penggemar mengamati bahwa Liam Gallagher sudah menunjukkan ketidaksetujuannya secara langsung. Ia terlihat mengibaskan jari dan memberikan teguran lisan. Saudaranya, Noel Gallagher, juga menunjukkan ekspresi khawatir, meskipun band tersebut tetap profesional melanjutkan penampilan hingga akhir.

Kebobolan Keamanan yang Mencoreng Nama Promotor

Insiden ini sontak memunculkan pertanyaan besar terhadap sistem keamanan. Laporan awal menyebutkan bahwa petugas keamanan telah melakukan pemeriksaan tas secara ketat di setiap gerbang masuk Marvel Stadium. Namun, entah mengapa benda terlarang –suar dengan potensi api yang sangat berbahaya– itu tetap berhasil diselundupkan ke dalam area pertunjukan yang dipenuhi penggemar.

Hingga saat ini, baik pihak Marvel Stadium maupun promotor konser belum mengeluarkan pernyataan resmi yang menjelaskan bagaimana benda terlarang tersebut lolos dari pemeriksaan ketat.

Konser sold out di Melbourne ini merupakan pertunjukan perdana dari Tur Reuni Live 25 Oasis di Australia, yang telah menarik ribuan penggemar yang rela mengantre sejak subuh demi mendapatkan posisi menonton terbaik.

Sejauh ini, tidak ada laporan resmi mengenai korban cedera fisik serius akibat insiden suar tersebut, namun insiden ini telah mencoreng reputasi tur reuni legendaris ini.

Topik
Komentar

Visited 4 times, 1 visit(s) today