Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa membagikan momen saat dia iseng menjajal moge BMW R 1300 GS milik Patwal Kepolisian di Kompleks Kemenkeu. (Foto: TikTok/@purbayayudhis)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Di tengah kesibukan mengurus fiskal negara, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali mencuri perhatian publik. Kali ini bukan soal kebijakan anggaran atau pajak yang pelik, melainkan sebuah aksi spontan yang memancing senyum. Sang Bendahara Negara terekam kamera tengah menjajal kegaharan motor gede (moge) yang biasa digunakan sebagai kendaraan pengawalan di kementeriannya.
Momen unik ini dibagikan langsung oleh Purbaya melalui akun TikTok pribadinya pada Rabu (3/12/2025). Dalam video tersebut, Purbaya tampak ingin merasakan sensasi menunggangi kuda besi buatan Jerman, BMW R 1300 GS, yang menjadi inventaris satuan pengawalan (Patwal) Kementerian Keuangan.
Tampil Necis di Atas Moge Adventure
Yang menarik, Purbaya menjajal motor bergenre adventure tersebut dengan setelan kerja lengkap. Ia mengenakan kemeja rapi, celana bahan, dan sepatu pantofel mengkilap. Jauh dari kesan biker yang biasanya berjaket tebal dan bersepatu bot.
“Pagi tadi saya coba iseng saja nyoba moge Patwal Kepolisian yang sehari-hari bertugas di Kemenkeu,” tulis Purbaya dalam keterangan unggahannya.
Namun, mengendalikan ‘monster’ jalanan ini ternyata tak semudah membalikkan telapak tangan. Saat hendak memulai aksinya, Purbaya terlihat sedikit kewalahan. Motor dengan bobot basah lebih dari 237 kilogram tersebut tampak sulit ditaklukkan saat masih bertumpu pada standar dua. Bahkan, Purbaya harus dibantu oleh dua orang staf di sekitarnya hanya untuk menurunkan motor tersebut agar siap dikendarai.
Kewalahan di Lintasan Basement
Setelah mesin boxer 1.300cc yang khas itu menderu, Purbaya mengenakan helm demi keselamatan, meski rute yang ia tempuh hanya mengitari area basement hingga halaman kompleks Kemenkeu.
Begitu melaju, tantangan sebenarnya baru terasa. Bobot motor yang masif membuat keseimbangan menjadi isu utama bagi pemula di atas moge sekelas GS. Terlihat jelas, kaki sang menteri terpaksa turun menyentuh aspal beberapa kali saat mencoba berbelok, demi menjaga keseimbangan agar tidak ambruk. Sesekali, ia memberanikan diri memutar tuas gas, merasakan sedikit hentakan torsi dari mesin canggih tersebut.
Usai sesi uji coba singkat itu, Purbaya memberikan testimoni yang jujur dan cukup menggelitik. Ia mengakui bahwa mengendarai moge di Jakarta bukanlah perkara mudah dan membutuhkan keahlian khusus.
“Gak gampang dan berat motornya, sepertinya perlu keahlian khusus. Apalagi menembus kemacetan Jakarta, bisa zig-zag, atau selap selip di jalanan Jakarta yang macet,” ungkapnya.
Rindu Motor Bebek
BMW R 1300 GS sendiri dikenal sebagai motor petualang flagship dengan teknologi mutakhir, namun dimensi dan bobotnya memang kerap mengintimidasi pengendara yang belum terbiasa.
Menutup aksinya dengan nada berseloroh, Purbaya justru membandingkan pengalaman tersebut dengan motor rakyat yang jauh lebih sederhana. Baginya, kenyamanan dan kemudahan mengendarai motor underbone alias motor bebek, jauh lebih nikmat ketimbang harus bergulat dengan bobot moge.
“Berat motornya, enakan naik motor bebek,” ucap Purbaya sambil tertawa, menutup momen humanis di sela tugas kenegaraannya.
Aksi ini sontak memberikan sisi lain dari sosok Menteri Keuangan yang selama ini dikenal serius, menunjukkan bahwa di balik angka-angka APBN, ia juga manusia biasa yang penasaran dengan ‘mainan’ mahal, meski akhirnya lebih memilih kesederhanaan motor bebek.














