Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya. (Foto: Inilah.com/Clara Anna).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun fiskal 2026. Penegasan itu disampaikan untuk merespons isu kelangkaan BBM yang belakangan muncul di sejumlah daerah.
Menurut Bambang, pemerintah telah memberikan jaminan bahwa harga BBM bersubsidi tetap dipertahankan. DPR juga akan terus mengawasi kebijakan tersebut agar penyalurannya tepat sasaran.
“Kemudian terkait dengan harga, ingin saya sampaikan BBM subsidi dijamin sampai akhir tahun fiskal 2026 tidak ada perubahan,” ujar Bambang kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Ia menegaskan, Komisi XII DPR akan terus mengawal kebijakan subsidi energi agar tetap memberikan manfaat kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Pemerintah menjamin itu, DPR mengawal itu. Sehingga dengan demikian kita berharap bahwa ketahanan energi Indonesia merupakan suatu hal yang dapat kita banggakan dan dapat kita pertahankan,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Direktur PT Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman menjelaskan kondisi stok BBM nasional masih berada dalam batas aman. Saat ini, ketersediaan BBM berkisar antara 14 hingga 40 hari, bergantung pada jenis bahan bakarnya.
Untuk BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar, rata-rata stok nasional berada di kisaran 15 hari. Pertamina, kata Taufik, terus mempercepat distribusi ke SPBU agar tidak terjadi antrean di sejumlah wilayah.
“Itu berbeda-beda ya. Karena ada yang mungkin sekarang Pertalite dan Biosolar rata-rata sekarang di 15 harian. Nah, ini yang kami, tugas kami adalah untuk mengurai bagaimana itu sampai ke SPBU ini bisa lebih cepat karena di beberapa titik mungkin yang harus kami resolve itu secara segera supaya tidak terjadi antrean,” jelas dia.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.











