Java United FC, yang sebelumnya bernama Malut United FC, resmi menunjuk pelatih asal Brasil Fabio Lefundes sebagai nakhoda anyar untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/2027.
Penunjukan Lefundes diumumkan Java United FC pada Minggu (9/8/2026) malam. Pelatih berusia 53 tahun tersebut dikontrak selama dua tahun dan langsung menjalankan tugasnya dengan memimpin pemusatan latihan tim di Yogyakarta.
Lefundes bukan sosok baru di sepak bola Indonesia. Ia memiliki pengalaman menangani sejumlah klub Tanah Air dan kini mendapat tantangan baru untuk membangun Java United FC yang akan bermarkas di Semarang.
Fabio Lefundes Dikontrak Dua Tahun
Lefundes mengaku antusias menerima kepercayaan manajemen Java United FC. Ia menyadari proyek yang dijalankan klub relatif baru di kompetisi Super League membutuhkan proses panjang.
“Saya sangat bahagia dan termotivasi menerima kepercayaan dari manajemen untuk memimpin proyek baru ini bersama Java United FC,” ujar Lefundes dalam keterangan resminya.
“Menata, membangun, dan mengembangkan proses di sebuah klub yang relatif baru di Super League Indonesia adalah sebuah tanggung jawab besar, dan justru tantangan seperti inilah yang memotivasi saya,” lanjutnya.
Kontrak berdurasi dua tahun tersebut menunjukkan Java United FC tidak sekadar mencari pelatih untuk menghadapi satu musim kompetisi. Lefundes diharapkan menjadi bagian dari proses pembangunan tim dalam jangka menengah.
Rekam Jejak Fabio Lefundes di Indonesia
Karier kepelatihan Lefundes di Indonesia dimulai ketika ia dipercaya menangani Madura United pada pertengahan musim 2021/2022.
Selama sekitar satu setengah musim bersama Laskar Sape Kerrab, Lefundes mencatatkan 21 kemenangan, 13 hasil imbang, dan 19 kekalahan dari 53 pertandingan.
Ia kemudian meninggalkan Indonesia dan bergabung dengan klub China, Shandong Taishan FC, sebagai asisten pelatih.
Lefundes kembali ke Indonesia untuk menangani Persita Tangerang pada musim 2024/2025. Bersama Pendekar Cisadane, ia mencatatkan 12 kemenangan, enam hasil imbang, dan 14 kekalahan dari 32 pertandingan.
Bawa Borneo FC Jadi Runner-up
Pengalaman terbaru Lefundes di Super League datang ketika menangani Borneo FC pada musim 2025/2026.
Pelatih asal Brasil tersebut mampu membawa Pesut Etam tampil kompetitif dalam persaingan gelar juara. Borneo FC bahkan menjadi salah satu pesaing utama Persib Bandung hingga akhir musim.
Dari 34 pertandingan, Lefundes mencatatkan 25 kemenangan, empat hasil imbang, dan lima kekalahan. Catatan tersebut mengantarkan Borneo FC finis sebagai runner-up Super League 2025/2026.
Kini, pengalaman tersebut menjadi modal Lefundes untuk membangun Java United FC.
“Sekarang, sebuah cerita baru dimulai bersama Java United FC. Saya tahu perjalanan kali ini tidak akan mudah. Tetapi, saya akan bekerja tanpa henti untuk membangun tim yang kompetitif, dengan identitas, keberanian, dan ambisi yang kuat,” katanya.
Bidik Prestasi Bersama Java United FC
Lefundes juga berharap masyarakat Jawa Tengah memberikan dukungan terhadap proyek baru Java United FC. Dukungan publik dinilai penting untuk membangun identitas klub yang akan bermarkas di Semarang tersebut.
“Saya ingin menjalani musim yang luar biasa dan memberikan sesuatu yang berarti untuk Java United FC. Semoga masyarakat Jawa Tengah dapat berjalan bersama kami, percaya kepada kami, dan mendukung kami,” ujar Lefundes.
Dengan pengalaman menangani Madura United, Persita, dan Borneo FC, Lefundes kini mendapat tugas baru bersama Java United FC. Tantangan terbesarnya adalah menerjemahkan pengalaman tersebut ke dalam tim yang sedang membangun identitas baru sekaligus bersaing di Super League 2026/2027.











