Kurs rupiah berhasil menguat tipis di penutupan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (20/12/2024). Mata uang Garuda ditutup di level Rp16.190 per dolar AS . (Foto: Antara/Rivam Awal Lingga)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Jika tak ada aral, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG-BI) yang dipimpin Perry Warjiyo bakal memutuskan suku bunga acuan alias BI-rate pada hari ini (Rabu, 22/4/2026). Diprediksi, bank sentral akan menahan suku bunga acuan di level 4,75 persen.
Di sisi lain, posisi nilai tukar atau kurs rupiah saat pembukaan perdagangan di hari yang sama, mengalami pelemahan 13 poin, atau setara 0,08 persen menjadi Rp17.156 per dolar AS (US$) ketimbang penutupan Selasa (21/4) yang nangkring di Rp17.143/US$.
Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede mengatakan, kurs mata uang Garuda dibayangi potensi negosiasi AS dengan Iran.
“Optimisme terhadap potensi kesepakatan damai di Timur Tengah meningkat pada sesi Asia, menyusul laporan bahwa Wakil Presiden AS (JD Vance) berencana melanjutkan negosiasi di Pakistan. Namun, penguatan rupiah terpangkas seiring masih adanya ketidakpastian yang membayangi proses negosiasi tersebut,” jekas Josua.
Mengutip Sputnik, putaran kedua negosiasi AS-Iran untuk menyelesaikan konflik dijadwalkan pada 22 April di Islamabad, Pakistan. Pakistan terus berupaya membujuk Iran untuk mengikuti putaran kedua negosiasi dengan AS. Hal ini mengingat delegasi utama Iran serta tim pendukungnya belum berangkat ke Pakistan untuk terlibat dalam perundingan dengan AS.
JD Vance dinyatakan membatalkan kunjungan ke Pakistan yang mengindikasikan kemajuan dalam negosiasi perdamaian di Timur Tengah tertahan.
Kendati demikian, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata akan diperpanjang hingga perundingan selesai.
Melihat sentimen lain, rilis data penjualan ritel AS pada Maret 2026 mencatat peningkatan sebesar 1,7 persen secara bulanan (month on month/mom), naik dari 0,7 persen mom sebelumnya dan melampaui ekspektasi pasar sebesar 1,4 persen (mom).
Terkait sentimen domestik, pihaknya memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,75 persen. Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.125-Rp17.225/US$.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













