Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (5/7/2025). (Foto: inilah.com/ Vonita Betalia)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto memberikan penilaian terhadap kinerja satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ia menilai, arah kebijakan pemerintah saat ini sudah berpihak pada rakyat, meskipun masih ada sejumlah catatan teknis yang perlu disempurnakan.
“Pertama, kita menghargai niat baik bapak presiden, mulai dari rekonsilidasi nasional, kemudian langkah-langkah yang menurut saya pro banget rakyat,” ujar Utut di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2025).
Ia menilai, berbagai program seperti konsep danantara, koperasi desa merah putih, serta program makan bergizi gratis (MBG) menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. “Itu yang menjadi hulunya. Hulunya sudah benar,” ujarnya menambahkan.
Namun, ia mengakui bahwa masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan di lapangan terkait persoalan teknis. “Masih ada kekurangan, iya, tapi itu teknis. Yang penting hulunya sudah benar. Tinggal unit proses dan prosesornya diperhalus,” jelas Utut.
Ketua Komisi I DPR RI itu menegaskan, perbaikan sistem dan mekanisme pelaksanaan menjadi kunci agar tujuan besar pemerintah untuk menghadirkan kesejahteraan rakyat dapat tercapai.
“Sehingga goal-nya nanti bahwa sosialisme yang lebih baik, sosialisme ala indonesia yang lebih baik dan kesejahteraan rakyat lebih meningkat,” bebernya.
Sementara itu, menanggapi tiga kali reshuffle kabinet yang dilakukan selama hampir setahun pemerintahan, ia menilai hal itu sebagai bagian dari upaya penyempurnaan kinerja kabinet.
“Kalau reshuffle itu, semua orang jawabnya itu hak prerogatif presiden. Kalau hemat saya ini berkaitan dengan statement saya yang kedua tadi, prosesor dan unit prosesnya,” pungkasnya.














