AC Milan menolak menyerah dalam perburuan gelar Serie A musim ini. Bertandang ke markas Como di Stadion Giuseppe Sinigaglia dalam laga tunda pekan ke-16, Kamis (15/1) malam waktu setempat, Rossoneri sukses mencuri kemenangan vital 3-1 meski sempat tertinggal lebih dulu dan didominasi tuan rumah.
Kemenangan ini menjadi respons krusial bagi pasukan Massimiliano Allegri setelah pemuncak klasemen Inter Milan meraih kemenangan sehari sebelumnya. Hasil ini menjaga Milan tetap berada di jalur persaingan Scudetto, menempel ketat Inter dan Napoli.
Maignan Bekerja Keras, Como Unggul Cepat
Pertandingan dimulai dengan kejutan bagi tim tamu. Como, yang tampil agresif, langsung memecah kebuntuan pada menit ke-10. Umpan silang Martin Baturina berhasil disambar oleh Marc-Oliver Kempf dengan sundulan di tiang jauh, mendahului Youssouf Fofana. Skor 1-0.
Sepanjang babak pertama, Milan tampak kesulitan mengembangkan permainan. Kiper Mike Maignan menjadi pahlawan yang menjaga Milan tetap “hidup”. Kiper Prancis itu melakukan serangkaian penyelamatan sensasional, termasuk menepis tendangan lengkung Nico Paz dan menghalau sundulan jarak dekat Lucas Da Cunha dengan refleks luar biasa.
Titik Balik: Penalti Nkunku dan Taktik Allegri
Tertekan oleh dominasi Como, Allegri sempat mengubah taktik menjadi 4-3-3. Angin segar akhirnya datang jelang turun minum. Alexis Saelemaekers berhasil mencuri bola dan mengirim umpan kepada Adrien Rabiot yang kemudian dijatuhkan di kotak terlarang.
Wasit menunjuk titik putih. Christopher Nkunku maju sebagai eksekutor—setelah Allegri memutuskan dia yang mengambil alih alih-alih Rafael Leao—dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-45.
Panggung Adrien Rabiot
Di babak kedua, Allegri kembali merubah formasi menjadi 5-3-2 untuk meredam serangan Como. Namun, justru efektivitas serangan Milan yang menjadi pembeda.
Pada menit ke-55, Adrien Rabiot membawa Milan berbalik unggul. Gol ini tercipta berkat assist brilian Rafael Leao yang melakukan fake shot sebelum mengirim umpan cungkil (dink) melewati dua pemain Como. Rabiot mengontrol bola dengan dada dan melepaskan tendangan voli jarak dekat. Skor 1-2.
Como sejatinya tampil berbahaya, namun dewi fortuna tidak berpihak pada mereka. Bintang muda Nico Paz dua kali mendapati tembakannya menghantam tiang gawang.
Rabiot akhirnya mengunci kemenangan Milan pada menit ke-88. Memanfaatkan umpan flick dari Niclas Fullkrug, gelandang Prancis itu melepaskan tembakan keras mendatar dari luar kotak penalti untuk mencetak gol keduanya (brace) malam itu.
Rangkuman Pertandingan
Skor Akhir: Como 1-3 AC Milan
Pencetak Gol Como: Marc-Oliver Kempf (10′)
Pencetak Gol AC Milan: Christopher Nkunku (45′ Pen), Adrien Rabiot (55′, 88′)
Stadion: Giuseppe Sinigaglia, Como













