Komisi Eropa Siapkan Aturan Tegas Batasi Akses Anak ke Media Sosial

Komisi Eropa Siapkan Aturan Tegas Batasi Akses Anak ke Media Sosial

Komisi Eropa dilaporkan tengah menggodok usulan kebijakan baru yang akan membatasi ketat akses anak-anak dan remaja terhadap media sosial di seluruh kawasan Uni Eropa (UE).

Mengutip laporan Politico, Sabtu (11/7/2026), Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dijadwalkan memaparkan proposal awal ini paling cepat pekan depan. Von der Leyen disebut bakal menyampaikan hasil laporan para ahli mengenai dampak buruk platform digital terhadap anak di bawah umur pada Senin (13/7/2026) nanti.

Kajian mendalam tersebut disusun atas permintaan khusus Komisi Eropa dan akan menjadi fondasi utama bagi penyusunan inisiatif legislasi di masa mendatang.

Dukungan Kuat Mayoritas Negara Anggota

Menteri Urusan Digital Polandia, Dariusz Standerski, mengungkapkan bahwa sedikitnya 14 negara anggota Uni Eropa telah menyatakan dukungan penuh terhadap usulan pembatasan tersebut.

“Saya yakin kini kami memiliki mayoritas yang kuat untuk mendukung solusi ini. Memang ada beberapa negara yang kurang puas dengan usulan itu, namun saya tidak melihat adanya potensi terbentuknya kelompok minoritas yang bisa menghalangi proses ini,” tegas Standerski.

Tarik Ulur Batas Usia Minimum

Kendati proposal tersebut bakal memuat rentetan rekomendasi untuk meredam dampak negatif media sosial bagi generasi muda, rincian akhir mengenai format pembatasan formalnya hingga kini masih dimatangkan.

Salah satu poin krusial yang memicu pembahasan alot adalah penentuan batas usia minimum. Otoritas di Brussel tengah menimbang apakah akan menetapkan satu batas usia seragam yang berlaku mutlak di seluruh kawasan, atau memberikan kelonggaran bagi masing-masing negara anggota untuk menentukan regulasinya sendiri.

Langkah penyeragaman ini dibahas demi menghindari ego regulasi yang saling tumpang tindih antarnegara anggota. Saat ini, negara seperti Prancis dan Polandia diketahui telah bergerak lebih dulu dengan mengembangkan kebijakan domestik mereka sendiri, yakni membatasi penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun.

Proses pematangan inisiatif legislasi ini dipastikan akan terus bergulir sepanjang musim panas tahun ini. Komisi Eropa memproyeksikan proposal final dapat segera diajukan pada September 2026 mendatang, tepat sebelum pidato tahunan State of the Union disampaikan oleh Ursula von der Leyen.

Visited 3 times, 3 visit(s) today