Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Dugaan Suap Bea Cukai, Begini Reaksi Istana

Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Dugaan Suap Bea Cukai, Begini Reaksi Istana

Reyhaanah Medium.jpeg

Selasa, 9 Juni 2026 – 16:55 WIB

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai bertemu dengan Pimpinan DPR dan Perwakilan Himbara di Kompleks DPR, Senayan, Selasa (9/6/2026).(Foto: inilah.com/Reyhaanah Asya)

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai bertemu dengan Pimpinan DPR dan Perwakilan Himbara di Kompleks DPR, Senayan, Selasa (9/6/2026).(Foto: inilah.com/Reyhaanah Asya)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, muncul dalam kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Menanggapi hal itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengaku belum mengetahui apapun.

“Belum, belum (dengar),” kata Prasetyo kepada wartawam di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026) usai bertemu dengan Pimpinan DPR dan Perwakilan Himbara.

Alih-alih menanggapi substansi persoalan, Prasetyo mengajak seluruh pihak untuk lebih fokus pada upaya menjaga dan memperkuat kondisi perekonomian nasional di tengah berbagai tantangan yang ada.

Menurut dia, seluruh pelaku ekonomi perlu bekerja sama untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.

“Kita sedang berkonsentrasi sebagaimana yang tadi saya sampaikan. Seluruh sektor pelaku ekonomi mari kita bekerja keras untuk memastikan bahwa ekonomi kita dalam keadaan yang baik, tumbuh,” ujar Prasetyo.

Ia menilai persoalan ekonomi dipengaruhi banyak faktor sehingga memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.

Karena itu, Prasetyo mengajak semua elemen untuk memperkuat kerja sama dan menjaga optimisme terhadap kondisi ekonomi nasional.

“Mari kita saling bergandengan tangan, saling merapatkan barisan, saling bekerja sama satu sama lain untuk memperkuat ekonomi kita,” pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi nama Raffi Ahmad muncul dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan nama Raffi Ahmad muncul terkait kegiatannya berkunjung ke Kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat untuk menitip atau mengirimkan sejumlah barang elektronik ke Indonesia.

“Betul, ada fakta saudara RA itu menitip,” ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Kendati demikian, dia mengaku KPK belum mengembangkan hal tersebut lebih lanjut dalam penyidikan kasus Bea Cukai.

“Kemarin kami tidak kembangkan terlalu jauh karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan bahwa itu jadi bagian dari peristiwa Blueray mengurus kepabeanan di Ditjen Bea Cukai sehingga kemudian itu tidak kami lakukan pemanggilan,” katanya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 2 times, 1 visit(s) today