Warga melintas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo di Jakarta Selatan, Kamis (24/6/2021). (Foto Ilustrasi: Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Keterbatasan lahan yang kian mengkhawatirkan memaksa Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka opsi kerja sama dengan daerah-daerah tetangga.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI, Fajar Sauri mengungkapkan, skema kolaborasi dengan wilayah penyangga seperti Depok dan Tangerang sedang dipertimbangkan sebagai solusi jangka menengah.
“Pemprov DKI mempertimbangkan kerja sama dengan daerah sekitar, seperti Depok dan Tangerang. Skema ini disebut bisa menjadi solusi jangka menengah untuk keterbatasan lahan TPU di ibu kota,” kata Fajar Sauri di Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025).
Namun, rencana tersebut masih menunggu lampu hijau dari pimpinan tertinggi di ibu kota. Fajar menyatakan perlu mendapatkan persetujuan resmi dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelum mewujudkan kerja sama tersebut. “Ya, mudah-mudahan nanti seizin Pak Gubernur bisa melakukan kerja sama dengan daerah,” ungkapnya.
Untuk saat ini, kata dia, pihaknya akan mengoptimalkan potensi lahan yang masih tersisa di dalam wilayahnya. Fajar mengungkapkan adanya sebidang lahan yang telah disiapkan untuk dijadikan TPU baru.
Lahan seluas 66 hektare di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, itu disebutnya sebagai aset berharga untuk mengatasi krisis lahan pemakaman. Keberadaan lahan ini diharapkan dapat menjadi penopang utama kebutuhan TPU warga Jakarta ke depannya.
“Itu yang bisa kita manfaatkan untuk ke depannya. Yang bisa menjadi potensi untuk pemakaman baru,” ujarnya menegaskan.
Diketahui, dari 80 TPU yang tersebar di lima wilayah Jakarta, 69 di antaranya sudah penuh. Kondisi ini membuat sebagian besar TPU hanya melayani sistem pemakaman tumpang atau makam keluarga. Sistem makam tumpang dilakukan dalam satu liang lahad keluarga sehingga dinilai cukup efektif menjadi solusi sementara di tengah keterbatasan lahan pemakaman di Ibu Kota.
Saat ini Jakarta masih memiliki sekitar 118.348 petak makam yang tersebar di 11 TPU dengan kapasitas tersisa. Dengan rata-rata pemakaman mencapai 100 jenazah per hari, diperkirakan ketersediaan lahan tersebut hanya akan bertahan sekitar tiga tahun ke depan.
Adapun TPU yang masih memiliki lahan makam antara lain TPU Rawa Terate, Cipayung, Cilangkap, Bambu Apus, Cipinang Besar (Jakarta Timur), Rorotan (Jakarta Utara), Tanah Kusir dan Srengseng Sawah (Jakarta Selatan), Kampung Kandang (Jakarta Selatan), serta Tegal Alur dan Pengadungan (Jakarta Barat).














