Presiden Prabowo Beri Tambahan Anggaran untuk Provinsi Terdampak Banjir, Menkeu Purbaya: Aman, Duitnya Ada

Presiden Prabowo Beri Tambahan Anggaran untuk Provinsi Terdampak Banjir, Menkeu Purbaya: Aman, Duitnya Ada

Clara Medium.jpeg

Senin, 8 Desember 2025 – 20:37 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/12/2025).(Foto: Inilah.com/Clara Anna).

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/12/2025).(Foto: Inilah.com/Clara Anna).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Presiden Prabowo Subianto berencana memberikan anggaran tambahan untuk provinsi terdampak bencana banjir-longsor Sumatra, termasuk Aceh sebesar Rp20 miliar.

Merespons niat baik Presiden Prabowo itu, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menyebut dananya ada. Bisa diambilkan dari efisiensi anggaran yang dilakukan seluruh kementerian dan lembaga (K/L).

“Jadi nggak usah terlalu khawatir, anggarannya ada. Bukan dari memotong anggaran, tapi dari mengurangi kegiatan-kegiatan yang nggak jelas, rapat nggak jelas. Yang jelas sih nggak apa-apa, ya. Jadi kita ada sisir. Kita sisir semuanya,” ujar Menkeu Purbaya kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/12/2025).

Dia menjelaskan, tambahan anggaran bantuan yang bakal diberikan bukan hasil memotong anggaran kementerian lain, melainkan dari efisiensi rapat-rapat di K/L yang tidak jelas.

Dari hasil efisiensi K/L, lanjut Menkeu Purbaya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berhasil mengumpulkan dana hingga Rp60 triliun. “Jadi gini ada masih anggaran untuk bencana. Kan ada setiap tahun itu Rp5 triliun. Kita sudah sisir anggaran 2026,” jelas Menkeu Purbaya.

“Sebelum ini kejadian, sudah kita sisir sebetulnya untuk kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu berguna. Kayak rapat-rapat nggak jelas, segala macam. Jadi kita bukan potong anggaran, ya tapi efisiensi. Sudah kita lihat, itu ada sekitar Rp60 triliun dapet,” imbuh Menkeu Purbaya.

Dia pun mengatakan, seluruh pihak jangan khawatir, pemerintah tak memiliki dana atau anggaran. Tidak benar jika ada info yang menyebut negara sedang tak punya duit. “Kita nggak mau ngulangin lagi seperti tahun lalu gimana kita potong aja asal potong. Untung dari situ ya masih ada cadangannya, jadi engga usah khawatir,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyetujui usulan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk memberikan dukungan anggaran kepada daerah terdampak bencana. Bahkan, Presiden menaikkan nilai bantuan yang diminta.

Awalnya, Tito mengusulkan agar pemerintah pusat memberikan bantuan sebesar Rp 2 miliar untuk masing-masing dari 52 kabupaten/kota yang anggarannya menipis akibat bencana. Presiden langsung merespons dengan menambah besaran bantuan tersebut.

“Baik Pak Mendagri, Anda minta Rp 2 miliar per kabupaten ya, saya kasih Rp 4 miliar,” ujar Prabowo, dalam rapat penanganan bencana yang digelar di Banda Aceh, Minggu (7/12/2025).

Prabowo kemudian meminta jajarannya menghitung kebutuhan bantuan untuk tingkat provinsi. Di mana, Aceh dikirim Rp20 miliar sebagai daerah paling terdampak.

Sementara untuk Sumatra Barat (Sumbar) dan Sumatra Utara (Sumut), kepala daerah diminta menghadap. “Untuk provinsi nanti dihitung. Yang paling besar mana? Aceh. Kirim Rp 20 miliar. Nanti Sumatra berapa, gubernurnya suruh ketemu saya,” kata Prabowo.

Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today