Pria Jepang Curi Ribuan Sepeda Balap, Dijual Kiloan ke Tempat Daur Ulang

Pria Jepang Curi Ribuan Sepeda Balap, Dijual Kiloan ke Tempat Daur Ulang

Ikhsan Medium.jpeg

Sabtu, 1 November 2025 – 04:05 WIB

Ilustrasi pencurian sepeda. (Foto: Shutterstock)

Ilustrasi pencurian sepeda. (Foto: Shutterstock)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Aparat kepolisian Metropolitan Tokyo berhasil mengungkap kasus pencurian massal yang mengejutkan. Seorang pria Jepang ditangkap lantaran diduga mencuri hingga ribuan sepeda, khususnya jenis sepeda balap, dari berbagai tempat parkir di Tokyo bagian barat.

Kepolisian setempat, pada Jumat (31/10/2025), mengungkapkan bahwa tersangka bernama Kenji Uehara (38), mengaku telah melancarkan aksinya secara sporadis sejak akhir tahun lalu. Jumlah sepeda yang dicuri terbilang fantastis, diperkirakan mencapai antara 1.000 hingga 2.000 unit.

Modus operandi Uehara ternyata sederhana namun terorganisasi. Ia mencuri sepeda di Tokyo dan Prefektur Kanagawa yang berdekatan, lalu mengangkutnya menggunakan truk untuk dijual ke perusahaan daur ulang.

Keuntungan Jual Kiloan Jadi Pemicu

Polisi menemukan catatan transaksi yang menjadi bukti kuat. Catatan tersebut menunjukkan bahwa Uehara setidaknya telah menjual 950 sepeda ke sebuah perusahaan daur ulang di Kawagoe, Prefektur Saitama. Pihak kepolisian menduga hasil penjualan tersebut menjadi keuntungan utama Uehara dari tindak kejahatannya.

Uehara ditangkap pada Kamis (30/10/2025) atas dugaan pencurian satu unit sepeda balap senilai 30.000 yen (sekitar Rp3 juta) dari tempat parkir kondominium di Inagi, Tokyo bagian barat, pada bulan Agustus.

Saat diinterogasi, Uehara mengakui tuduhan tersebut. Kepada penyidik, ia beralasan memilih sepeda balap karena jenis ini memiliki nilai jual kembali yang relatif tinggi, bahkan ketika dijual secara kiloan kepada pengepul atau perusahaan daur ulang.

Penangkapan Uehara pada Kamis lalu bukan kali pertama. Sebelumnya, Uehara juga pernah ditangkap pada 11 Oktober atas kasus pencurian sepeda balap lainnya di wilayah Inagi.

Kasus ini menyoroti kerentanan keamanan di tempat parkir Tokyo, terutama terhadap sepeda balap yang populer dan memiliki harga jual tinggi. Polisi masih terus mendalami kasus ini untuk mengetahui total kerugian finansial yang diderita para korban serta jaringan daur ulang yang terlibat dalam penjualan barang curian tersebut.

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today