Program Jangkar Asa Dorong Kesadaran Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Marunda

Program Jangkar Asa Dorong Kesadaran Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Marunda

Mia Medium.jpeg

Senin, 15 Juni 2026 – 17:45 WIB

Wujud kegiatan dari program Jangkar Asa yang diinisiasi oleh mahasiswa LSPR Institute of Communication & Business, di Kampung Marunda Pulo, Cilincing, Jakarta Utara, pada 6-7 Juni 2026. (Dokumentasi: LSPR)

Wujud kegiatan dari program Jangkar Asa yang diinisiasi oleh mahasiswa LSPR Institute of Communication & Business, di Kampung Marunda Pulo, Cilincing, Jakarta Utara, pada 6-7 Juni 2026. (Dokumentasi: LSPR)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Program Jangkar Asa yang diinisiasi oleh mahasiswa LSPR Institute of Communication & Business sukses melaksanakan rangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kampung Marunda Pulo, Cilincing, Jakarta Utara.

Mengusung tema “Perahu Kite: Merakit Harapan Pesisir Marunda”, program ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan partisipatif yang berfokus pada pengelolaan sampah, penguatan literasi digital, pelestarian budaya lokal, serta peningkatan semangat gotong royong masyarakat. 

Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Pesisir

Kegiatan yang melibatkan ratusan warga RT 01 dan RT 02 Kampung Marunda Pulo tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kelurahan Marunda, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, UPS Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dasawisma, Karang Taruna dan Eco Enzyme Nusantara.

Dukungan Nyata untuk Pengelolaan Sampah

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara menyerahkan enam tong sampah terpilah yang terdiri atas empat tong sampah organik dan dua tong sampah anorganik. 

Fasilitas tersebut ditempatkan di beberapa titik strategis di Kampung Marunda Pulo untuk mendukung sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Menumbuhkan Kesadaran Melalui Edukasi

Ketua Pelaksana Jangkar Asa, Najwa Fakhira, mengatakan program ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian masyarakat, tetapi juga ruang belajar bersama yang mempertemukan mahasiswa dan warga dalam semangat kolaborasi.

“Kami datang untuk belajar, berdiskusi, dan bertumbuh bersama masyarakat. Kami percaya bahwa perubahan yang baik tidak lahir dari satu pihak saja, melainkan dari kerja sama dan kepedulian banyak orang. Melalui kegiatan penyuluhan pengelolaan sampah, edukasi eco enzyme, literasi digital, permainan tradisional Betawi, hingga kerja bakti lingkungan, kami berharap dapat berbagi pengetahuan sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan memperkuat kebersamaan,” ujar Najwa ditulis Senin (15/06/2026). 

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan selama program berlangsung mencakup edukasi pengelolaan sampah bagi orang tua dan anak-anak, pelatihan pembuatan eco enzyme sebagai alternatif pengolahan limbah organik rumah tangga, edukasi penggunaan media sosial secara bijak bagi remaja, serta memperkenalkan kembali permainan tradisional Betawi sebagai upaya pelestarian budaya lokal.

Memperkuat Semangat Gotong Royong

Selain kegiatan edukatif, program ini juga menghadirkan aksi gotong royong yang melibatkan warga, mahasiswa, dan UPS Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. 

Bersama-sama mereka membersihkan area permukiman dan kolam di sekitar Kampung Marunda Pulo serta melakukan pemilahan sampah sebagai bentuk pembelajaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Capaian Program bagi Masyarakat

Program Jangkar Asa berhasil mencatat sejumlah capaian signifikan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat pesisir. Kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah meningkat, terlihat dari partisipasi aktif dalam program kebersihan dan pengurangan sampah plastik. 

Di tingkat rumah tangga, praktik pembuatan eco enzyme mulai diterapkan secara rutin sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengolah limbah organik.

Sementara itu, remaja setempat menunjukkan lonjakan literasi digital setelah mengikuti pelatihan pembuatan konten kreatif, sehingga mereka lebih percaya diri memanfaatkan teknologi untuk berkarya. 

Secara sosial, semangat gotong royong menguat dan upaya pelestarian budaya lokal semakin hidup melalui kegiatan komunitas yang melibatkan berbagai generasi.

Komitmen Keberlanjutan melalui Revitalisasi TPS

Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program, Jangkar Asa bersama masyarakat RT 01 dan RT 02 Kampung Marunda Pulo merencanakan revitalisasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS). 

Upaya tersebut akan didukung melalui donasi sebesar Rp2.500.000 yang dialokasikan untuk pembangunan dan peningkatan fasilitas TPS agar lebih layak dan aman digunakan warga.

Langkah Kecil untuk Dampak yang Berkelanjutan

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, Jangkar Asa diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju perubahan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan di Kampung Marunda Pulo. 

Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga hadir melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 3 times, 3 visit(s) today