Program Pertapreneur Aggregator Pertamina Sukses Ciptakan 400 Lapangan Kerja

Program Pertapreneur Aggregator Pertamina Sukses Ciptakan 400 Lapangan Kerja

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 19 September 2025 – 16:59 WIB

Kainnesia, Binaan Pertamina, Buktikan Tenun Indonesia Mampu Bersaing di Pasar Global. (Foto: Pertamina)

Kainnesia, Binaan Pertamina, Buktikan Tenun Indonesia Mampu Bersaing di Pasar Global. (Foto: Pertamina)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

PT Pertamina (Persero) berhasil mendorong UMKM tenun lokal, Kainnesia, untuk menembus pasar mancanegara melalui program Pertapreneur Aggregator. Tidak hanya berhasil tampil di berbagai pameran internasional, Kainnesia juga sukses mengantongi pesanan ekspor sarung tenun senilai 50 ribu USD dari Malaysia dan memberdayakan ratusan perajin lokal.

Pertapreneur Aggregator adalah program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang dirancang untuk memberikan dukungan teknis, manajerial, dan yang terpenting, membuka akses pasar bagi UMKM potensial agar bisa “naik kelas”.

Pendiri Kainnesia, Nur Salam, mengungkapkan bahwa dampak program ini bersifat menyeluruh dan berkelanjutan. Saat ini, jaringan Kainnesia yang terdiri dari 37 UMKM mitra telah menyerap lebih dari 400 tenaga kerja dari kalangan perajin tenun di berbagai daerah.

“Semua ini menjadi bukti nyata bahwa program Pertapreneur Aggregator berhasil mendorong pertumbuhan yang menyeluruh,” ujar Nur Salam dalam sebuah kunjungan di Yogyakarta, Senin (15/9).

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyatakan inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah untuk mendorong kewirausahaan dan industri kreatif. “Langkah ini juga selaras dengan upaya menciptakan lapangan kerja berkualitas,” jelas Fadjar, Jumat (19/9).

Keberhasilan Kainnesia di panggung dunia, seperti partisipasinya di Osaka World Expo 2025 dan Korea Import Fair, menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara BUMN dan UMKM dapat mengangkat warisan budaya sekaligus memperkuat ekonomi nasional.

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today