Raksasa teknologi Apple dikabarkan tengah melakukan perombakan besar-besaran pada strategi lini perangkat wearable mereka. Perusahaan yang bermarkas di Cupertino, Califormia itu dilaporkan memangkas sejumlah proyek pengembangan Vision Pro generasi terbaru demi memusatkan sumber daya pada dua produk kacamata pintar (smart glasses) yang dinilai memiliki potensi pasar jauh lebih luas.
Mengutip laporan MacRumors, Kamis (4/6/2026), analis Apple terkemuka, Ming-Chi Kuo, mengungkapkan bahwa keputusan strategis ini telah disetujui oleh calon CEO Apple, John Ternus, yang dijadwalkan bakal mengambil alih kemudi kepemimpinan perusahaan pada 1 September mendatang.
Kuo menyebut, Apple telah membatalkan rencana pengembangan generasi kedua Vision Pro serta perangkat Vision Air, yang sebelumnya sempat dirumorkan bakal hadir dengan bobot desain yang jauh lebih ringan.
Siapkan Penantang Ray-Ban Meta
Sebagai gantinya, Apple kini memilih untuk melanjutkan pengembangan dua produk kacamata pintar saja. Pertama, kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk menjegal dominasi Ray-Ban Meta di pasar global. Kedua, kacamata augmented reality (AR) canggih yang dilengkapi dengan layar terintegrasi.
“Saya menilai penghentian lini Vision Pro merupakan langkah yang tepat karena Apple mengalihkan sumber dayanya ke kacamata pintar yang memiliki potensi pasar massal (mass market) jauh lebih besar,” ungkap Kuo dalam laporan analisisnya.
Lebih lanjut, Kuo memprediksi kacamata pintar berbasis AI milik Apple ini akan meluncur ke publik pada tahun 2027. Sementara itu, untuk kacamata AR yang mengusung teknologi optical waveguide, diperkirakan baru akan menyapa konsumen paling cepat pada tahun 2029.
Teknologi optical waveguide sendiri merupakan inovasi visual yang memungkinkan gambar dari layar mikro diproyeksikan langsung ke mata pengguna melalui jalur optik khusus. Dengan lensa yang tetap transparan, konten digital dapat ditampilkan secara mulus seolah-olah menyatu dengan lingkungan nyata di sekitar pengguna.
Silang Pendapat Nasib Vision Pro 2
Di sisi lain, jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, memaparkan catatan yang sedikit berbeda. Menurutnya, proyek Vision Air sebenarnya sudah dihentikan sejak Oktober 2025 lalu, sedangkan proyek kacamata layar yang dirancang untuk terhubung dengan komputer Mac telah dibatalkan pada Januari 2025 silam.
Meskipun demikian, Gurman sepakat dengan Kuo terkait lini masa peluncuran kacamata pintar AI Apple yang diprediksi siap mengaspal pada akhir tahun 2027.
Terkait nasib Vision Pro, jika Kuo meyakini Apple sudah lepas tangan dari pengembangan perangkat tersebut, Gurman menyebut internal perusahaan sebenarnya masih menguji coba Vision Pro 2. Hanya saja, kategori produk tersebut saat ini statusnya sedang ‘dibekukan’ dan digeser dari daftar prioritas utama perusahaan.
Dalam laporan terpisahnya, Gurman juga mengendus bahwa Apple masih menyimpan cetak biru pengembangan versi Vision Pro yang lebih ringan dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, perangkat tersebut diperkirakan baru siap dilempar ke pasaran pada akhir tahun 2028 atau awal 2029.
Pergeseran peta strategi produk ini mencuat tepat menjelang transisi kepemimpinan krusial di tubuh Apple. John Ternus dijadwalkan mulai resmi menjabat sebagai CEO baru pada September 2026, sementara Tim Cook akan menempati posisi baru sebagai Executive Chairman.














