Satudata Kemnaker: Korban PHK hingga November 79.302 Pekerja, Jabar Terbanyak

Satudata Kemnaker: Korban PHK hingga November 79.302 Pekerja, Jabar Terbanyak

Clara Medium.jpeg

Minggu, 21 Desember 2025 – 17:27 WIB

Ilustrasi PHK. (Foto: Antara)

Ilustrasi PHK. (Foto: Antara)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) merilis laporan pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Tercatat, sepanjang Januari hingga November 2025, sebanyak 79.302 orang terkena PHK.

Mengutip Satudata Kemnaker, Minggu (21/12/2025), jumlah PHK sebesar itu, berdasarkan peserta yang terdaftar program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) BPJS Ketenagakerjaan.

“Pada periode Januari sampai dengan November 2025 terdapat 79.302 orang tenaga kerja ter-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang terklasifikasi sebagai peserta program JKP,” mengutip Satudata Kemnaker.

Dan, jumlah PHK per November 2025 meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 67.870 orang. Lebih lanjut, pekerja yang terkena PHK paling banyak berada di Provinsi Jawa Barat (Jabar).

“Tenaga kerja ter-PHK paling banyak pada periode ini terdapat di Provinsi Jawa Barat yaitu sekitar 21,73 persen dari total tenaga kerja ter-PHK yang dilaporkan,” tulisnya.

Secara rinci, jumlah tenaga kerja di Jawa Barat yang terkena PHK dari periode Januari-November 2025 sebanyak 17.234 orang. Kemudian disusul Jawa Tengah dengan korban PHK sebanyak 14.005 orang.

Berikutnya, ada Banten dengan PHK tercatat sebanyak 9.216 orang. Selanjutnya, DKI Jakarta pekerja yang terkena PHK tercatat 5.710 orang.
 

Visited 2 times, 1 visit(s) today