Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (29/1/2026). (Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengaku baru mengetahui pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman pada Jumat pagi (30/1/2026). Kabar itu ia dapat bukan lewat jalur resmi, melainkan dari siaran YouTube.
“Baru tahu tadi pagi, saya lihatnya di YouTube,” ujar Mahendra kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta.
Saat ditanya apakah Iman sebelumnya menyampaikan langsung rencana mundur tersebut kepada OJK, Mahendra menyebut informasi itu disampaikan ke Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi.
“Oh kan penyampaiannya kepada Pak Inarno ya,” kata dia.
Mahendra menilai keputusan Iman melepas jabatan Dirut BEI merupakan bentuk tanggung jawab moril pribadi menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama dua hari berturut-turut hingga memicu trading halt.
“Seperti yang disampaikan (Iman Rachman), bahwasanya ini tanggung jawab pribadi ke dia terhadap itu tanggung jawab moril,” tegas Mahendra.
Ia juga memastikan tak ada tekanan atau intervensi dari pihak mana pun yang memaksa Iman mundur.
“Nggak ada,” ujarnya singkat.
Di tengah gonjang-ganjing pasar modal pasca MSCI (Morgan Stanley Capital International) mengumumkan pembekuan sementara perlakuan indeks saham Indonesia, gelombang pengunduran diri ternyata tak berhenti di BEI.
Tiga pejabat tinggi OJK turut angkat kaki pada hari yang sama. Mereka adalah Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK I. B. Aditya Jayaantara.
Pengunduran diri ketiganya terjadi tak lama setelah Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Iman Rachman resmi menyatakan mundur.














