Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri. (Dokumentasi: Tangkapan layar dari Instagram Tantri Syalindri)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kabar kurang mengenakkan datang dari dunia musik tanah air. Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri, mengaku terpaksa membongkar kasus penipuan yang menimpa dirinya ke ranah media sosial.
Langkah ini diambil lantaran sang pelaku merupakan temannya sendiri, dan kini memilih menghilang tanpa ada kabar untuk menyelesaikan masalah.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya baru-baru ini, istri dari Arda Naff tersebut meluapkan kekecewaannya karena akses komunikasi dengan pelaku telah terputus sama sekali.
“Benar, aku lagi kena penipuan teman sendiri karena sudah 3×24 jam dia menghilang dan enggak ada itikad baik buat ketemu,” ungkap Tantri Kotak melalui akun miliknya di Instagram, dikutip Rabu (24/06/2026).
Perempuan berusia 36 tahun itu menyebut target aksi penipuan ini tidak hanya mengincar dirinya saja, melainkan ada beberapa korban lain.
Jika diakumulasikan secara keseluruhan, total kerugian finansial yang diderita Tantri dan para korban lainnya mencapai angka yang sangat fantastis hingga miliaran rupiah.
Pihak keluarga dari terduga pelaku pun menurut Tantri dilaporkan lepas tangan dan enggan ikut campur dalam persoalan ini.
“Please social media do your magic, yang ketipu bukan hanya aku, melainkan banyak orang yang ditotal-total hampir Rp10 M. Clueless karena pihak keluarga enggak mau tahu dan menyerahkan ke korban terserah mau diapakan,” jelas pelantun Beraksi itu.
Hingga saat ini, Tantri dan barisan korban lainnya diketahui belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.
Langkah hukum tersebut sengaja ditunda demi memberi kesempatan terakhir, karena mereka masih menaruh harapan besar agar uang yang digelapkan pelaku bisa segera dikembalikan secara kekeluargaan.
Tantri menegaskan pintu komunikasi masih terbuka lebar bagi pelaku untuk duduk bersama sebelum kasus ini bergulir ke meja hijau.
“Aku bingung mau cari kamu lewat jalur apa. Bisa saja aku LP (laporan) ke polisi, tapi aku mau masih usaha menunggu itikad baik kamu, buat ketemu, ngobrol, dan menyelesaikan semua,” paparnya.
Ibu dua anak ini mengaku sudah mengantongi berkas serta bukti yang kuat untuk menyeret pelaku ke penjara. Meski sempat merasa iba dengan kondisi keluarga pelaku, Tantri memilih bersikap tegas demi keadilan para korban lain yang menginvestasikan uang mereka demi kebutuhan yang sangat mendesak.
“Jelas korban dan buktinya sudah terkumpul semua, tapi aku masih pengin ketemu sebelum masuk jalur hukum yang sudah pasti bisa memenjarakan kamu. Aku kepikiran 3 anak kamu, tapi kalau dipikir-pikir, kamu juga enggak memikirkan nasib korban yang harus taruh tabungannya untuk biaya pengobatan kanker, taruh tabungan anak-anak buat diputarkan,” tutup Tantri Kotak.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













