Direksi maskapai nasional Garuda Indonesia melakukan audiensi dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (1/10/2025). (Foto: Dok. Garuda Indonesia)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Maskapai nasional Garuda Indonesia mengambil langkah taktis yang tak biasa. Direksi maskapai pembawa bendera bangsa ini pada Rabu (1/10/2025) mendatangi langsung pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Manuver ini bukan hanya sekadar basa-basi, melainkan penegasan komitmen serta permintaan dukungan aktif dari KPK untuk mencegah tindak pidana korupsi di tengah langkah transformasi dan pengadaan pesawat baru yang super besar.
Pertemuan di markas antirasuah tersebut menjadi ajang bagi Garuda Indonesia untuk memaparkan seluruh serangkaian langkah penyehatan perusahaan yang sedang berjalan. Inti dari presentasi tersebut adalah strategi ambisius untuk memastikan keberlanjutan layanan jangka panjang, yang salah satunya ditandai dengan rencana strategis pengadaan pesawat baru. Pengadaan ini, menurut Garuda, merupakan bentuk dukungan kepada program prioritas Pemerintah.
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyambut baik inisiatif tersebut. Dalam tanggapannya, Setyo menegaskan KPK mendukung penuh upaya penguatan pencegahan korupsi yang dilakukan Garuda Indonesia dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang.
Secara khusus, Setyo menekankan satu poin krusial yang menjadi perhatian publik: pentingnya memastikan agar rencana pengadaan pesawat Garuda Indonesia dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas konflik kepentingan.
Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani memastikan komitmen penuh dari manajemen baru.
“Manajemen baru Garuda Indonesia berkomitmen untuk memastikan agar seluruh proses penyehatan perusahaan yang tengah berlangsung dilakukan sesuai aturan dan penuh tanggung jawab,” tegas Wamildan.
Bos Garuda ini juga secara terbuka mengapresiasi kesediaan KPK untuk tetap mengawasi mereka selama proses transformasi, demi memastikan seluruh langkah aksi korporasi tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.
Sebagai respons konkret atas permintaan ini, KPK menyatakan akan melakukan pemantauan secara berlapis terhadap berbagai aksi korporasi besar yang sedang berlangsung di Garuda Indonesia.
Tujuan utama pengawasan berlapis ini adalah ganda: pertama, memastikan setiap tahapan dijalankan sesuai aturan yang berlaku. Kedua, memastikan Garuda Indonesia dapat memitigasi berbagai risiko dalam proses pengadaan berskala besar dan terbebas dari potensi penyimpangan yang merugikan keuangan negara.
“Seluruh insan Garuda Indonesia meyakini bahwa integritas dan tata kelola yang baik adalah fondasi utama bagi masa depan maskapai ini. Dukungan pencegahan dan pengawasan dari KPK menjadi penguat bagi kami agar terus amanah dalam mengawal transformasi perusahaan demi keberlanjutannya di tahun-tahun mendatang,” ucap Wamildan.
Langkah proaktif Garuda Indonesia ini menunjukkan keseriusan perusahaan untuk membersihkan diri dari bayang-bayang masa lalu dan membangun fondasi integritas, terutama dalam menghadapi rencana bisnis besar seperti pengadaan pesawat yang rentan terhadap praktik korupsi.














