Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menyampaikan keterangan kepada pers di Kementerian PU, Jakarta, Jumat (17/4/2026). (Foto: ANTARA/Aria Ananda).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyatakan perbaikan jalan berlubang di jalur Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa hampir tuntas, dengan sisa pekerjaan sekitar 1 hingga 2 persen.
Menurut Menteri Dody, perbaikan terus dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan, terutama di jalur nasional dengan lalu lintas tinggi.
“Kalau jalan berlubang di Pantura, Insha Allah sudah (hampir tuntas), sisa (perbaikan) sekitar 1 persen sampai 2 persen,” kata Menteri Dody di Kementerian PU, Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Ia menjelaskan, kerusakan jalan sebagian besar disebabkan kendaraan dengan muatan berlebih atau over dimension and over load (ODOL), serta faktor cuaca dengan curah hujan tinggi.
Menurutnya, kendaraan berat menjadi faktor utama yang mempercepat kerusakan jalan. “Yang lewat itu rata-rata kendaraan besar ODOL, yang over dimension dan over load, itu yang membuat jalan rusak,” ujarnya.
Selain itu, curah hujan tinggi di sejumlah wilayah juga mempercepat munculnya kerusakan jalan seperti lubang. Untuk itu, ruas jalan nasional terus diawasi petugas lapangan atau penilik jalan yang bertugas memantau kondisi secara rutin.
Ia menyebut, satu penilik jalan umumnya menangani ruas sepanjang 10 hingga 25 kilometer, tergantung wilayah tanggung jawabnya.
“Petugas tersebut melakukan pengecekan harian untuk mengidentifikasi kerusakan dan mempercepat penanganan di lapangan,” imbuhnya.
Dody menambahkan, selain perbaikan jalan berlubang, pemerintah juga memberi perhatian pada kondisi jembatan, khususnya pada bagian sambungan (expansion joint). Kerusakan pada bagian tersebut dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
“Jembatan-jembatan itu expansion joint-nya sebagian sudah melebar. Mungkin bagi mobil hanya terasa tidak nyaman, tapi kalau motor lewat situ berbahaya, bisa jatuh,” ungkapnya.
Karena itu, Kementerian PU menginstruksikan seluruh balai jalan untuk fokus pada perbaikan expansion joint guna meningkatkan keselamatan. Standar jalan nasional juga akan ditingkatkan agar tidak hanya aman bagi kendaraan roda empat, tetapi juga sepeda motor.
“Ke depan saya ingin jalan nasional itu aman juga untuk sepeda motor. Standarnya kita naikkan,” ucapnya.
Sebelumnya, Kementerian PU memastikan penanganan jalan berlubang di jalur Pantura menjadi prioritas menjelang arus mudik Lebaran 2026, dengan target seluruh ruas dalam kondisi bebas lubang sebelum puncak arus mudik.
Saat itu, jumlah lubang yang semula mencapai sekitar 7.000 titik berhasil ditekan signifikan menjadi sekitar 2.500 titik per 2 Maret 2026 melalui percepatan penanganan di lapangan.
Kementerian PU juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pelapisan ulang dan peningkatan konstruksi jalan pada titik-titik kritis guna menjaga kualitas jalan dalam jangka panjang.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.














