Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk mengakui, mantan pelatih Garuda Shin Tae-yong, memiliki peran penting di balik keputusannya untuk menanggalkan paspor Belanda guna dinaturalisasi menjadi WNI.
Pengakuan tersebut disampaikan Verdonk saat sesi tanya jawab dengan awak media dalam konferensi pers LOSC Lille di Perancis, menjelang laga pekan ketiga Ligue 1 2025/2026 melawan Toulouse.
Awalnya, Verdonk menceritakan asal usul dirinya yang merupakan anak dari ibu orang Belanda dan ayah yang lahir di Indonesia.
“Ibu saya lahir di Belanda dan ayah saya di Indonesia. Saya selalu memiliki pilihan untuk bermain bagi Belanda atau Indonesia,” kata Verdonk, Minggu (14/9/2025).
Gayung bersambut, tawaran untuk membela tanah kelahiran sang ayah akhirnya tiba. Verdonk bercerita, saat itu mantan juru taktik Garuda, Shin Tae-yong lah yang meminta langsung kepadanya untuk membela Timnas Indonesia.
“Mantan pelatih Timnas Indonesia sebelumnya (Shin Tae-yong) meminta saya membela Timnas Indonesia, dan saya mulai mengikuti sepak bola di sana,” kenang pemain berusia 28 tahun.
Seperti yang diungkapnya, ajakan itulah yang menggerakkan hati Verdonk untuk mulai mengikuti perkembangan sepak bola di Tanah Air hingga akhirnya memutuskan membela Merah Putih sejak Juni 2024 lalu.
“Saya melihat bahwa sepak bola sedang berkembang dan kami bermain untuk sesuatu. Sangat penting bagi saya kami bisa berjuang untuk kualifikasi Piala Dunia. Itulah sebabnya saya memilih Indonesia,” tambahnya.
Setali tiga uang, Verdonk kini turut mengantarkan skuad Garuda melangkah jauh, menjaga asa untuk tampil di putaran final Piala Dunia 2026.
Peluang itu tetap terbuka lebar, mengingat tim asuhan Patrick Kluivert akan berjuang di babak keempat kualifikasi zona Asia.
Indonesia yang tergabung di Grup B bakal menghadapi tuan rumah Arab Saudi pada 8 Oktober mendatang, sebelum tiga hari kemudian, 11 Oktober, menantang Irak.
“Kami memiliki tim dengan mentalitas yang baik dan kami akan pergi ke Arab Saudi untuk meraih kemenangan (pada bulan Oktober), lalu kami lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya, meskipun itu akan sulit,” tandas Verdonk














