Kasus Keracunan Jadi Alarm, KSP Sebut Prabowo bakal Benahi Program MBG Sepulang dari AS

Kasus Keracunan Jadi Alarm, KSP Sebut Prabowo bakal Benahi Program MBG Sepulang dari AS

Haris Medium.jpeg

Sabtu, 20 September 2025 – 17:30 WIB

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari di acara pembukaan kegiatan DGVERS di Sparks, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/9/2025).(Foto: inilah.com/Harris Muda)

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari di acara pembukaan kegiatan DGVERS di Sparks, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/9/2025).(Foto: inilah.com/Harris Muda)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari menegaskan pemerintahan akan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai insiden keracunan yang menimpa ratusan siswa di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Begini, hemat saya perlu perbaikan secara menyeluruh. Baik dari segi pendirian SPPG-nya maupun juga dari segi delivery-nya di lapangan. Semua aspek lah sekalian,” kata Qodari kepada awak media di Senayan, Jakarta, Sabtu (20/9/2025).

Qodari menilai, peristiwa di Banggai menjadi peringatan keras bagi pelaksana program agar kejadian serupa tidak terulang.

“Tetapi apa yang terjadi di Banggai kemarin menurut saya itu wake up call yang lebih kencang lagi,” ujarnya lagi.

Ia menambahkan, lokasi Banggai yang cukup terpencil menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, pemerintah akan memastikan evaluasi dilakukan secara serius begitu Presiden Prabowo kembali dari kunjungan kerja di Amerika Serikat.

“Karena itu daerahnya agak jauh. Sehingga kalau ini nanti terulang kembali, kita menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Mudah-mudahan setelah Presiden nanti pulang dari kunjungan di Amerika, ada rencana-rencana perbaikan yang lebih signifikan,” tegas Qodari.

Sebelumnya, siswa SD hingga SMA yang diduga keracunan usai menyantap MBG di Kabupaten Banggai Kepulauan bertambah menjadi 314 orang. Sebanyak 26 di antaranya masih dirawat di rumah sakit (RS).

“Data terbaru kami terima dari Rumah Sakit Salakan dan Pemda jam 10.00 WITA, sebanyak 288 orang sudah dipulangkan, sementara 26 orang lainnya masih dirawat,” ujar dia.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mewakili pemerintah dan Badan Gizi Nasional (BGN) meminta maaf atas kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Pertama-tama tentunya kami atas namanya pemerintah dan mewakili Badan Gizi Nasional, mewakili Badan Gizi Nasional memohon maaf karena telah terjadi kembali beberapa kasus di beberapa daerah yang tentu saja itu bukan sesuatu yang kita harapkan dan bukan sesuatu kesengajaan,” kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2025).

Prasetyo memastikan kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah. Terutama Badan Gizi Nasional (BGN) maupun pemerintah daerah setempat.
 

Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today