Jalankan Operasional Ramah Lingkungan, Skor ESG Bank Mandiri Naik di Paruh Pertama 2025

Jalankan Operasional Ramah Lingkungan, Skor ESG Bank Mandiri Naik di Paruh Pertama 2025

Iwan Medium.jpeg

Kamis, 25 September 2025 – 22:03 WIB

Gedung Bank mandiri. (Dok. Bank MandiriI

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Tren global terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan merupakan sebuah keniscayaan. Tegas saja, Bank Mandiri meneguhkan komitmen untuk memperluas kontribusi di bidang keberlanjutan.

Melalui strategi Environmental, Social, and Governance (ESG), Bank Mandiri telah mencatatkan berbagai inisiatif strategis yang konsisten, mulai dari pertumbuhan portofolio berkelanjutan, penerapan operasional ramah lingkungan, penguatan kebijakan dan berbagai inisiatif, Bank Mandiri berhasil meningkatkan skor ESG-nya.

SVP ESG Group Bank Mandiri, Monica Yoanita Octavia, mengatakan komposisi pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri terus bertumbuh. Bank berlogo pita emas ini memastikan setiap dukungan finansial yang diberikan memiliki kontribusi nyata dalam mendorong transisi energi, meningkatkan efisiensi sumber daya, serta mendukung pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan.

“Seluruh upaya tersebut mengacu pada kerangka Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) sebagaimana diatur dalam POJK 51/2017, sehingga memastikan kepatuhan dan tata kelola yang baik dalam implementasi pembiayaan berkelanjutan,” kata Monica, Jakarta, Kamis (25/9/2025).

Hingga Juni 2025, kata dia, portofolio pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp304,5 triliun. Atau tumbuh signifikan 9,6 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Dari jumlah tersebut, portofolio hijau mencatatkan pertumbuhan tahunan 13,3 persen, menjadi Rp157,5 triliun.

“Pertumbuhan pada portofolio hijau menjadikan Bank Mandiri sebagai green financing market leader dengan pangsa pasar di atas 35 persen, dibandingkan 4 bank besar nasional lainnya,” ungkap Monica.

Pertumbuhan ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri dalam mendukung sektor-sektor yang selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan nasional.  Di mana, komitmen Bank Mandiri pada keberlanjutan tidak berhenti di sisi bisnis saja, melainkan juga diterapkan untuk transformasi operasional hijau.

“Bank Mandiri menjadi bank pertama di Indonesia yang menerapkan digital carbon tracking untuk memonitor jejak karbon secara updated. Inovasi ini memungkinkan pengelolaan emisi yang lebih transparan dan akurat,” imbuhnya.

Posisi Juni 2025, lanjut Monica, Bank Mandiri berhasil mencatatkan penurunan emisi sebesar 3.9 persen (yoy). Pencapaian ini menunjukkan efektivitas langkah efisiensi energi dan penerapan operasional yang lebih ramah lingkungan.  

Paruh pertama 2025, Bank Mandiri mendapat pengakuan dari lembaga rating internasional. “Skor rating MSCI Bank Mandiri, yang sebelumnya di level BBB, naik dua peringkat menjadi AA pada 2025. Ini mencerminkan peningkatan signifikan dan merupakan hasil kerja kolektif yang konsisten dari seluruh pihak.” pungkas Monica.

Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today