Inovasi Warga Binaan Pertamina: Limbah Daun Sirih Diolah Jadi Pakan Ikan Langka

Inovasi Warga Binaan Pertamina: Limbah Daun Sirih Diolah Jadi Pakan Ikan Langka

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 26 September 2025 – 20:40 WIB

Pertamina dukung pemanfaatan limbah daun sirih dan konservasi Ikan Toman. (Foto: Pertamina)

Pertamina dukung pemanfaatan limbah daun sirih dan konservasi Ikan Toman. (Foto: Pertamina)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

PT Pertamina Patra Niaga bersama warga Kelurahan Mekarsari, Jakarta, berhasil mengimplementasikan sebuah inovasi unik: mengolah limbah daun sirih menjadi pakan fungsional. Pakan ini secara khusus digunakan untuk mendukung program konservasi ikan Toman, sebuah spesies langka yang tengah dilestarikan di wilayah tersebut.

Program yang merupakan hasil kerja sama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) ini tidak hanya bertujuan mengurangi sampah organik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

Senior Supervisor HSSE Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Chandra Julianto, menjelaskan bahwa inisiatif ini membuktikan bahwa limbah bisa menjadi sumber daya yang bernilai. “Tidak hanya mengurangi sampah organik, tetapi juga mendukung konservasi ikan langka seperti Toman,” ujar Chandra dalam keterangan yang diterima, Jumat (26/9).

Ketua RW 003 Kelurahan Mekarsari, Alex Eko Setiawan, menyambut baik program ini karena menempatkan warga sebagai pelaku utama, bukan sekadar penerima manfaat. “Pertamina telah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat langsung. Warga menjadi pelaku utama dalam konservasi ini,” kata Alex.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain. Ke depan, Pertamina berencana memperluas penerapan pakan fungsional ini untuk mendukung konservasi jenis ikan lokal lainnya.

Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab) dan poin 14 (kehidupan di bawah air).

Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today