Sentuhan Manusia dan AI, Jurus Telkomsel Merawat 158 Juta Pelanggan

Sentuhan Manusia dan AI, Jurus Telkomsel Merawat 158 Juta Pelanggan

Setiap tahun, Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bahwa pelanggan bukan sekadar pengguna layanan, melainkan jantung dari keberlangsungan sebuah perusahaan. Bagi Telkomsel, momen ini lebih dari sekadar perayaan. 

Dengan semangat “Melayani Indonesia”, Telkomsel menghadirkan inovasi yang menyatukan teknologi dan empati manusia, menjangkau lebih dari 158 juta pelanggan di seluruh negeri.

“Hari Pelanggan Nasional adalah momen yang sangat penting bagi kami untuk menunjukkan apresiasi kepada pelanggan setia. Dengan semangat melayani Indonesia, kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” ungkap VP Customer Care Management Telkomsel, Filin Yulia, dikutip Selasa (30/9).

Dari Angka Menjadi Kisah Nyata

Telkomsel menutup paruh pertama 2025 dengan 158,4 juta pelanggan seluler. Trafik data melonjak 20,1 persen menjadi 11,7 juta terabita hanya dalam enam bulan pertama. 

Di balik angka besar itu, ada cerita kecil yang nyata: pelajar Papua yang bisa ikut kuliah daring, pedagang batik Yogyakarta yang kini menjual produknya ke mancanegara, hingga ibu rumah tangga di Makassar yang bisa menyelesaikan masalah jaringan dalam hitungan menit.

“Awalnya saya chat dengan Veronika, lalu diteruskan ke agen. Masalah selesai cepat sekali, seperti dibantu teman sendiri,” ujar seorang pelanggan asal Garut. Testimoni ini menggambarkan bagaimana sinergi Customer Care Agent dan Veronika AI menghadirkan rasa aman sekaligus nyaman.

Sentuhan Manusia + AI

Di tengah derasnya digitalisasi, Telkomsel sadar pelanggan butuh lebih dari sekadar kecepatan. Mereka butuh empati. Karena itu, hadir kombinasi unik: Veronika sebagai asisten virtual berbasis AI yang mampu menangani hingga lima juta interaksi per bulan, dipadukan dengan agen manusia yang siap menuntaskan persoalan kompleks.

Hasilnya terasa nyata. Laporan mutu layanan kuartal II 2025 mencatat 99,61 persen panggilan berhasil terhubung, dengan tingkat dropped call hanya 0,27 persen. Bahkan, 98,88 persen panggilan ke pusat layanan dijawab dalam 30 detik pertama. Angka-angka ini menegaskan keseriusan Telkomsel menjadikan layanan pelanggan sebagai ujung tombak.

Produktivitas Pelanggan yang Tumbuh

Telkomsel bukan sekadar penyedia koneksi, melainkan enabler produktivitas. UMKM kini semakin leluasa memasarkan produk berkat stabilitas jaringan 4G dan perluasan 5G. Mahasiswa di pelosok bisa mengikuti ujian daring tanpa khawatir terputus. 

Para pekerja kreatif menjalankan rapat virtual lintas kota dengan lancar.

Program Spesial GraPARI di Hari Pelanggan Nasional 2025_4.jpg

Cakupan jaringan Telkomsel kini menjangkau 98 persen populasi Indonesia dengan 280 ribu BTS, termasuk lebih dari 2.500 BTS 5G di 56 kota/kabupaten. 

Angka ini bukan hanya infrastruktur, tapi fondasi bagi jutaan cerita sukses pelanggan di seluruh negeri.

Inovasi Digital Experience

Pengalaman pelanggan kini semakin personal melalui aplikasi MyTelkomsel, yang sudah dipakai lebih dari 46 juta pengguna aktif. 

Aplikasi ini bukan sekadar kanal pembelian kuota, melainkan ruang personalisasi: pelanggan bisa memantau penggunaan data, memilih paket sesuai kebutuhan, bahkan mendapatkan promo eksklusif.

Kolaborasi dengan LinkAja memperluas kenyamanan transaksi, dari bayar tagihan hingga belanja sehari-hari. 

Sementara teknologi 5G membuka ruang baru: gaming kompetitif, hiburan streaming berdefinisi tinggi, hingga layanan pendidikan digital yang lebih interaktif.

Infog Telkomsel.jpg

Menyulam Teknologi dengan Humanisme

Hari Pelanggan Nasional bagi Telkomsel bukan hanya seremoni, melainkan ajakan untuk melihat pelanggan sebagai mitra. Di balik setiap angka besar, ada wajah-wajah yang kehidupannya lebih mudah, produktif, dan terhubung.

Telkomsel menunjukkan bahwa pelayanan terbaik lahir dari kombinasi teknologi mutakhir dan sentuhan manusiawi. Inilah perayaan sejati Hari Pelanggan: merayakan masa depan konektivitas yang lebih inklusif, produktif, dan humanis untuk Indonesia.

Visited 1 times, 1 visit(s) today