Petugas mengecat kerb sirkuit Mandalika, KEK Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (12/9/2025). (Foto: Antara).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda, memprediksi ajang MotoGP Mandalika 2025 tak cukup untuk menaikan perekonomian lokal yang digelar di Nusa Tenggara Barat. Mengingat, banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) sehingga akan berdampak pada daya beli masyarakat yang menurun.
“Tahun ini nampaknya akan serupa, di mana daya beli masyarakat belum sembuh. Artinya animo masyarakat menonton MotoGP akan tambah berkurang. Daya beli menurun, kepercayaan masyarakat ke pemerintah rendah, yang pada akhirnya konsumsi jasa/barang milik pemerintah juga akan rendah, termasuk pagelaran MotoGP,” ujar Huda kepada Inilah.com, Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Dia juga menilai, antusiasme masyarakat tak meningkat signifikan dari tahun sebelumnya. Selain itu, multiplier effect yang dihasilkan juga akan terbatas.
“Dampak ke sektor hotel, pariwisata juga tidak akan tinggi setinggi pertama kali digelar. Saya curiga, akan ada “pemaksaan” pembelian oleh pemerintah ke pegawai di sana, entah pakai mekanisme APBN atau uang pribadi,” tutur dia.
Apa yang diprediksi Huda selaras dengan fakta di lapangan. Tingkat keterisian atau okupansi kamar hotel di Kota Mataram sebagai salah satu daerah penyangga masih lesu. Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram seperti pasrah dengan kondisi ini. Apalagi pelaku hotel mengobral harga kamar di bawah harga publish. Tetapi keterisian kamar hotel masih minim menjelang MotoGP Mandalika 2025.
“Saya sudah koordinasi dengan ketua AHM (Asosiasi Hotel Mataram), kondisi sekarang masih di angka 50 persen. Memang masih rendah,’’ ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra, Rabu (1/10/2025).
Selain hotel masih sepi, pelibatan UMKM juga minim, Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram pun kecewa.
“Yang bisa saya pastikan ada satu UMKM yang melalui akurasi dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB. Dan itu jenis UMKM kuliner,” kata Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan UMKM Mataram, Muhammad Ramdhani, saat dikonfirmasi, Selasa (30/9/2025).
Dhani mengatakan jumlah UMKM yang terlibat pada MotoGP Mandalika kali ini berbeda jauh dibandingkan acara yang sama pada tahun sebelumnya. “Tahun lalu kita sampai 29 UMKM,” terang Dhani.














