Bos Bursa Disemprot Purbaya: Jangan Minta Insentif Sebelum Bereskan Saham Gorengan

Bos Bursa Disemprot Purbaya: Jangan Minta Insentif Sebelum Bereskan Saham Gorengan

Clara Medium.jpeg

Kamis, 9 Oktober 2025 – 11:36 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat jumpa pers, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat jumpa pers, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegur otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait maraknya saham gorengan di pasar modal. Ia meminta BEI melakukan pembenahan sebelum mengajukan permintaan insentif kepada pemerintah.

Purbaya menyampaikan hal ini usai berdialog dengan otoritas dan pelaku pasar modal di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025). Menurutnya, permintaan insentif belum akan dikabulkan selama pengawasan terhadap saham-saham gorengan belum ditingkatkan.

“Direktur Bursa tadi minta insentif terus, yang belum tentu saya kasih. Saya bilang, akan saya berikan insentif kalau Anda sudah merapikan perilaku investor di pasar modal. Artinya, yang goreng-gorengan dikendalikan dulu,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa fenomena saham gorengan merugikan investor ritel, yang selama ini kerap menjadi korban pergerakan harga tidak wajar. Purbaya menilai, kondisi ini perlu dibenahi secara serius oleh BEI sebagai otoritas yang bertanggung jawab atas jalannya perdagangan saham.

“Dia minta insentif, saya bilang belum saya kasih sebelum dia rapikan kondisi pasar modal kita di mana banyak yang goreng-goreng tapi santai aja masih lenggang kangkung karena investor kecil jadi dirugikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan bahwa dirinya bisa merapihkan pegawai pajak yang nakal sehingga tak lagi main-main. Hal itu seharusnya juga bisa dilakukan oleh Direksi BEI yang merapihkan pasar saham gorengan.

“Dia bisa menghadap saya lagi saya lihat insentif apa yang cocok buat mengembangkan dan mendukung pertumbuhan industri pasar modal di Indonesia,” jelas dia.

Dalam pertemuan tersebut, Purbaya juga membahas sejumlah program ekonomi pemerintah bersama pelaku pasar modal. Ia menekankan pentingnya kesinambungan kebijakan agar tidak berhenti pada satu periode saja.

“kita membahas itu program-program ekonomi pemerintah seperti apa ke depan, dan bagaimana memastikan programnya akan berkesinambungan dalam pengertian nggak one shot terus mati tapi jalan terus ke depan,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, mengunjungi Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menghadiri agenda ‘Dialog Pelaku Pasar Modal Bersama Menkeu’, yang digelar di Main Hall BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Adapun kegiatan ini digelar pada pukul 08.00 Wib. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pelaku pasar modal, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan direksi sejumlah perusahaan terbuka.

Purbaya mengatakan, kedatangannya ke BEI untuk berdialog dengan para pelaku pasar dan mendengarkan aspirasi.

“Ini kata bursa saya diundang untuk dialog. Dialog aja, dengerin suara pasar,” kata Purbaya.

Kehadiran Purbaya juga disambut langsung oleh Direktur Utama BEI Iman Rachman, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, serta Direktur Utama (Dirut) Bank Syariah Indonesia (BSI) Anggoro Eko Cahyo.

Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dan dimoderatori oleh Dirut Kliring Penjaminan Efek Indonesia, Iding Pardi.

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today