Istimewa Betul Istri Bos Pupuk Indonesia Punya 2 Ruang Kerja, CBA: Dijuluki ‘Ratu’

Istimewa Betul Istri Bos Pupuk Indonesia Punya 2 Ruang Kerja, CBA: Dijuluki ‘Ratu’

Iwan Medium.jpeg

Minggu, 26 Oktober 2025 – 18:27 WIB

Kantor pusat PT Pupuk Indonesia (Persero) di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat. (Foto: Dok. Pupuk Indonesia)

Kantor pusat PT Pupuk Indonesia (Persero) di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat. (Foto: Dok. Pupuk Indonesia)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi  menyoroti keistimewaan istri Direktur Utama (Dirut) PT Pupuk Indonesia (Persero), Kuntari Laksmitadewi Wahyuningdyah.

Menurut informasi yang diterima Uchok, Kuntari dijuluki sebagai ‘ratu’ di Pupuk Indonesia, karena banyaknya keistimewaan untuk istri Dirut Rahmad Pribadi itu.

“Dia kabarnya punya dua ruang kerja, yakni lantai 7 dan 4 di Gedung Pupuk Indonesia. Padahal, banyak karyawan pupuk enggak punya ruangan. Istimewa betul ibu ratu itu,” kata Uchok kepada Inilahcom, Jakarta, Minggu (26/10/2025).

Uchok juga menyoroti Direktur SDM dan Umum Pupuk Indonesia, Tina T Kemala Intan yang menerbitkan aturan perjalanan dinas (perdin) yang melonggarkan direksi Pupuk Indonesia. Diduga atas permintaan sang ‘ratu’ Pupuk Indonesia itu.

“Sekitar lima bulan setelah Rahmad Pribadi menjadi Dirut Pupuk Indonesia, dia keluarkan aturan perdin untuk direksi Pupuk Indonesia yang memboroskan. Diduga arahan Rahmad dan Kuntari. Misalnya, direksi boleh bawa pasangan dan boleh gunakan pesawat kelas bisnis,” ungkapnya.

Asal tahu saja, Kuntari adalah staf di Direktorat Portofolio dan Pengembangan Usaha Pupuk Indonesia. Karena sering mengikuti perdin sang suami, Kuntari diduga sering bolos kerja. Agar tak kena sanksi diberikanlah cuti tak terbatas.

Di sisi lain, Uchok mempertanyakan Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria yang terkesan tutup mata atas dugaan perilaku sewenang-wenang dari petinggi BUMN. “Jangan-jangan dia bagian dari masalah yang datangnya belakangan. Kita kan desak adanya evaluasi di petinggi Pupuk Indonesia, tapi hingga kini adem ayem,” tandas Uchok.

Upaya mengonfirmasi permasalahan ini sudah dilakukan Inilah.com kepada Sekretaris Perusahaan (Sekper) Pupuk Indonesia, Yehezkiel Adiperwira, namun tak mendapat tanggapan.

Permintaan wawancara yang disampaikan lewat pesan pendek di aplikasi WhatApps (WA) yang dilayangkan kepadanya, juga tak direspons.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Celios (Center of Economic and Law Studies), Bhima Yudhistira mengkritisi adanya surat edaran internal yang membebaskan direksi Pupuk Indonesia (Persero) membawa keluarga dalam perdin, baik di dalam maupun luar egeri.

Menurutnya, kebijakan tersebut mencoreng nama Badan Pengatur (BP) BUMN, pengganti Kementerian BUMN yang kini tengah melakukan transisi ke BPI Danantara.

“Masalah etika kebijakan Pupuk Indonesia mencoreng wajah Danantara. Bisa turun trust investor ke Danantara, karena pengelolaan BUMN-nya masih ada masalah, tidak berbeda ketika masih di bawah Kementerian BUMN,” ujar Bhima kepada Inilah.com, Jakarta, Sabtu (27/9/2025).

Dia menegaskan, surat edaran yang diteken Direktur SDM dan Umum Pupuk Indonesia, Tina T Kemala Intan mengenai perdin ke luar negeri untuk keluarga Direksi, patut diberikan teguran.

“Harusnya Danantara menegur Direksi Pupuk Indonesia bahkan memberikan sanksi administratif kepada Direksi yang mengeluarkan kebijakan pelanggaran etika tersebut,” tegas dia.

Topik
Komentar

Visited 5 times, 1 visit(s) today