Tak Cuma FIFA, Politikus Malaysia Minta Brasil, Argentina, dan Spanyol Ikut Usut Skandal FAM

Tak Cuma FIFA, Politikus Malaysia Minta Brasil, Argentina, dan Spanyol Ikut Usut Skandal FAM

Ibnu Medium.jpeg

Sabtu, 1 November 2025 – 03:15 WIB

Pemain naturalisasi timnas Malaysia. (Foto: X/@FAM_malaysia)

Pemain naturalisasi timnas Malaysia. (Foto: X/@FAM_malaysia)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi tim nasional Malaysia kini memasuki babak baru yang lebih serius. Setelah temuan bukti di Argentina, kini giliran Pemerintah Brasil yang dilaporkan telah menerima pengaduan resmi terkait keabsahan status kewarganegaraan salah satu pemain, Joao Figueiredo.

Striker klub Johor Darul Ta’zim (JDT) tersebut merupakan salah satu dari tujuh pemain yang dijatuhi sanksi oleh FIFA.

Dilansir dari Free Malaysia Today via Makan Bola, Sekretaris Partai Urimai (partai politik di Malaysia), Satees Muniandy, telah mengajukan pengaduan resmi kepada pemerintah Brasil. Pengaduan ini bertujuan untuk meminta penyelidikan mendalam atas kejelasan status kewarganegaraan Figueiredo, yang sebelumnya diklaim oleh Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memiliki darah keturunan Malaysia.

“Saya meminta perhatian dan kerja sama Anda segera untuk menyelidiki dan mengadili pelanggaran ini berdasarkan hukum negara Anda,” ujar Satees Muniandy dalam surat elektronik yang dikirimkannya.

Laporan tersebut juga menyertakan bukti dokumen digital terpisah dari otoritas Brasil, yang menyatakan bahwa pengaduan Satees telah diterima secara resmi pada 29 Oktober 2025 melalui sistem ombudsman nasional mereka, Fala.BR.

Pemerintah Brasil dilaporkan memiliki batas waktu tanggapan atas pengaduan tersebut hingga 28 November 2025.

Tindakan Satees tidak hanya menyasar Brasil. Ia juga mengonfirmasi telah mengirimkan surat serupa kepada pemerintah Argentina, Spanyol, dan Belanda, yang merupakan negara asal dari pemain-pemain lain yang terseret dalam skandal ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, FIFA telah menjatuhkan sanksi denda kepada FAM dan skorsing 12 bulan kepada tujuh pemain naturalisasi timnas Malaysia. Selain Joao Figueiredo (Brasil), pemain lain yang terlibat adalah Hector Hevel (Belanda), Jon Irazabal (Spanyol), Gabriel Palmero (Spanyol), Imanol Machuca (Argentina), Rodrigo Holgado (Argentina), dan Facundo Garces (Argentina).

Langkah Satees ke pemerintah Brasil ini menyusul terkuaknya bukti telak dari Argentina. Pada 30 Oktober 2025, media Argentina Capital De Noticias (CDN) merilis dokumen akta kelahiran yang menunjukkan kakek Facundo Garces lahir di Santa Fe, Argentina, bukan di Malaysia seperti klaim FAM. Temuan ini diperkirakan akan semakin memberatkan proses banding yang sedang diajukan oleh FAM kepada FIFA.

Topik
Komentar

Visited 4 times, 1 visit(s) today