Wali Kota London Sambut Kemenangan Zohran Mamdani di New York: Harapan Mengalahkan Rasa Takut!

Wali Kota London Sambut Kemenangan Zohran Mamdani di New York: Harapan Mengalahkan Rasa Takut!

Ikhsan Medium.jpeg

Rabu, 5 November 2025 – 18:24 WIB

Wali Kota London, Sadiq Khan. (Foto: Getty Images/Justin Tallis)

Wali Kota London, Sadiq Khan. (Foto: Getty Images/Justin Tallis)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kemenangan bersejarah Zohran Mamdani sebagai Wali Kota Muslim pertama New York tak hanya memicu euforia di Amerika Serikat (AS), tetapi juga mendapat sambutan hangat dari seberang Atlantik. Wali Kota London, Sadiq Khan, yang juga merupakan Wali Kota Muslim pertama London, menyampaikan ‘ucapan selamat yang sebesar-besarnya’ atas hasil pemilihan tersebut.

Melalui akun media sosial X, Rabu (5/11/2025), Khan memberikan pujian tinggi untuk Mamdani, menekankan bahwa kemenangan ini adalah cerminan dari prinsip universal: harapan mengalahkan rasa takut.

“Warga New York menghadapi pilihan yang jelas –antara harapan dan rasa takut– dan seperti yang telah kita lihat di London –harapan menang,” tulis Khan, yang pertama kali terpilih pada 2016 dan berhasil memecahkan rekor dengan terpilih kembali untuk masa jabatan ketiga pada 2024.

“Selamat yang sebesar-besarnya kepada Zohran Mamdani atas kampanye bersejarahnya,” tambahnya, merayakan keberhasilan Mamdani yang seolah mengulang kembali kisah suksesnya di London.

Persamaan Ideologi dan Akar Asia Selatan

Khan, yang merupakan anggota Partai Buruh (Labour Party) di Inggris, memiliki kesamaan ideologi yang jelas dengan Mamdani. Dalam pemilihan Selasa (4/11/2025), Mamdani terpilih sebagai sosial demokrat yang kental dengan agenda pro-rakyat, sebuah platform yang juga diperjuangkan oleh Khan di London.

Selain kesamaan ideologi politik sayap kiri, kedua pemimpin kota metropolitan ini juga memiliki akar keturunan Asia Selatan dan latar belakang imigran. Sadiq Khan adalah putra imigran Pakistan di Inggris, sementara Zohran Mamdani adalah putra dari pembuat film India Mira Nair dan penulis Uganda Mahmood Mamdani (keturunan India).

Mamdani lahir di Kampala, Uganda, sebelum pindah ke New York bersama keluarganya saat berusia tujuh tahun. Latar belakang multikultural ini menjadi kekuatan yang menyatukan keduanya.

Target Bersama Serangan Donald Trump

Hal menarik lainnya yang menyatukan Khan dan Mamdani adalah fakta bahwa keduanya secara terbuka pernah menjadi sasaran kebencian dan kritik keras dari Presiden AS Donald Trump.

Kebijakan Trump yang menyasar komunitas imigran memang telah mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk Mamdani, yang janji utamanya adalah melindungi imigran dan kelas pekerja New York.

Trump secara kontroversial pernah menggambarkan Mamdani sebagai seorang ‘komunis’. Sementara itu, Trump berulang kali menyerang Sadiq Khan, mengatakan bahwa Khan telah ‘melakukan pekerjaan yang buruk’, menyebutnya ‘orang jahat’, dan bahkan mengklaim secara provokatif bahwa London ingin ‘menerapkan hukum Syariah’ di bawah kepemimpinan Khan.

Dukungan publik dari Khan ini tak hanya bersifat pribadi, tetapi juga mengirimkan pesan solidaritas politik global: bahwa pemimpin berlatar belakang imigran dan minoritas dapat memenangkan kekuasaan di kota-kota besar Barat, bahkan ketika menghadapi sentimen anti-imigran yang disuarakan oleh tokoh-tokoh kuat seperti Trump.

Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today