Tak sampai 24 Jam setelah demonstrasi Ultras Garuda mengguncang Kantor PSSI di GBK Arena, federasi langsung mengumumkan langkah strategis jangka panjang lewat Project 2034: Garuda Membara.
Roadmap ambisius ini digadang sebagai arah baru pembangunan sepak bola Indonesia yang lebih modern, terukur, dan kompetitif di level internasional.
Project 2034 memuat fondasi identitas baru tim nasional—Play United, Play Brave, Play Intelligent—yang disiapkan sebagai karakter sepak bola Indonesia untuk satu dekade ke depan.
Identitas ini diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh kelompok umur, dari U14 hingga senior, agar gaya bermain tim nasional memiliki pola yang konsisten dan selaras.
Dalam pemaparan di tiga slide tersebut, PSSI menekankan bahwa visi besar Project 2034 adalah menyatukan dan menginspirasi bangsa melalui sepak bola.
Nilai unity, bravery, dan excellence menjadi inti filosofi yang ingin dibangun. Model permainan yang lebih adaptif, agresif, dan cerdas menjadi target utama agar Indonesia mampu bersaing di Asia dan menembus panggung dunia.
Target Bertahap Menuju 2030
Roadmap ini membentangkan target tahunan yang terukur dari 2026 hingga 2030. Setiap periode mengusung agenda kompetisi dan evaluasi berjenjang agar perkembangan tim terpantau jelas.
– 2026: membangun fondasi lewat partisipasi di FIFA Series, Hyundai Cup, dan Indonesia Cup, dengan target peringkat FIFA naik ke 110 besar.
– 2027: Indonesia ditargetkan mencapai perempat final Piala Asia serta masuk Top 95 FIFA.
– 2028: fokus tampil kompetitif di kualifikasi Piala Dunia.
– 2029: stabilisasi performa menuju playoff Piala Dunia, dengan target masuk peringkat 80 dunia.
– 2030: target besar—lolos ke Piala Dunia dan mempertahankan posisi stabil di Top 80 FIFA.
Dengan rencana ini, PSSI menyatakan bahwa Indonesia harus mulai tampil sebagai negara Asia yang konsisten di turnamen elite, bukan sekadar peserta.
Struktur Pembinaan Usia Dini Diperkuat
Tidak hanya tim senior, Project 2034 memberi perhatian besar pada pembinaan usia muda. PSSI menyusun jalur pembinaan intensif dari U14 hingga U23 yang terintegrasi dalam satu filosofi permainan.
PSSI menargetkan:
– Tim U17 dan U20 rutin lolos ke turnamen Asia,
– Pembentukan tim U15 dan U16 sebagai jalur pembibitan,
– Pendirian Regional Talent Centers untuk U14 dan U15 di empat wilayah Indonesia.
Langkah ini diproyeksikan menutup kesenjangan kualitas pemain sekaligus memperluas cakupan scouting di seluruh daerah.
Upaya Meredam Tekanan Publik
Peluncuran roadmap ini terjadi di tengah tekanan kuat dari suporter yang menuntut Gerdus mempertanggungjawabkan kegagalan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sejumlah keputusan kontroversial, termasuk pergantian pelatih dan absennya agenda FIFA Matchday, menjadi pemicu demonstrasi Ultras Garuda pada Jumat sore.
PSSI tidak merespons langsung tuntutan demonstran dalam pengumuman program ini. Namun, Project 2034 dapat dibaca sebagai upaya federasi menunjukkan langkah konkret dan terukur di tengah menurunnya kepercayaan publik.
Dengan roadmap yang ambisius dan agenda pembangunan menyeluruh, federasi berharap transformasi jangka panjang ini mampu mengembalikan identitas dan daya saing sepak bola Indonesia di kawasan Asia—bahkan dunia.











