Tim Inafis Polda Jawa Tengah (Jateng) saat mengevakuasi jenazah seorang dosen perempuan Universitas 17 Agustus (Untag) Semarang di sebuah hotel, Jalan Telaga Bodas Raya, Karangrejo, Gajahmungkur, Senin (17/11/2025).(Foto: inilahjateng)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Penyebab kematian dosen Universitas 17 Agustus (Untag) Semarang, Dwinanda Linchia Levi atau DLV (35) masih menjadi misteri.
Pihak Untag juga sudah meminta kepolisian menyelidiki kasus kematian Dwinanda Linchia Levi, mengingat kematiannya dianggap janggal.
Kepolisian saat ini masih menyelidiki kasus ini dan sudah menahan seorang perwira berpangkat AKBP Basuki yang diduga terkait dengan kematian dosen perempuan tersebut.
Tim Kuasa Hukum dari Lembaga Hukum Untag Semarang, Kastubi mengaku sempat berkomunikasi dengan almarhum sebelum ditemukan meninggal tanpa busana pada Senin (17/11/2025) di sebuah kamar hotel.
Kastubi mengatakan dirinya pernah melihat almarhum dijemput dengan perwira polisi yang tugas di Polda Jateng yakni AKBP Basuki (B) di suatu tempat.
“Saya pernah lihat dua kali sama mereka berdua (AKBP B dan Levi). Dia bilang pacar,” kata Kastubi yang juga rekan senior almarhum seperti dikutip, Sabtu (22/11/2025).
Dia mengaku sempat bertemu dengan dosen Levi pada Jumat 14 November 2025. Dalam pertemuan tersebut, Kastubi sempat memberikan nasihat kepada Levi soal hubungannya dengan anggota kepolisian tersebut.
“Saya sudah bilang hati-hati pacaran dengan polisi. Tapi tahu-tahu Senin ada berita meninggal,” ungkapnya.
Sebelumnya, seorang perempuan ditemukan tewas tergeletak di dalam kamar sebuah hotel yang terletak di kawasan Jalan Telaga Bodas Raya, Karangrejo, Gajahmungkur, Senin (17/11/2025), dinihari.
Dari informasi yang dihimpun, perempuan tersebut berinisial D (35) dan diduga berprofesi sebagai seorang dosen di salah satu perguruan tinggi di Kota Semarang. Korban juga diduga menginap dengan seorang laki-laki.
Propam Polda Jateng masih menyelidiki kasus penemuan jenazah seorang dosen perempuan Universitas 17 Agustus (Untag) Semarang di sebuah hotel, Jalan Telaga Bodas Raya, Karangrejo, Gajahmungkur, Senin (17/11/2025).
Tidak hanya Satreskrim Polrestabes Semarang, Propam melalui Paminal Polda Jawa Tengah turut bergerak mengumpulkan data awal.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menjelaskan jajaran Polrestabes dan Propam Polda Jateng tengah melakukan langkah-langkah penyelidikan paralel.
Menurutnya, Propam ikut menghimpun keterangan dari berbagai pihak untuk melengkapi rangkaian informasi awal.













