Anak Buah Menteri Bahlil Sebut Banjir Sumatera tak Pengaruhi Lifting Migas

Anak Buah Menteri Bahlil Sebut Banjir Sumatera tak Pengaruhi Lifting Migas

Iwan Medium.jpeg

Rabu, 10 Desember 2025 – 20:25 WIB

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman di Jakarta, Rabu (10/12/2025). (Foto: ANTARA/Putu Indah Savitri).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman di Jakarta, Rabu (10/12/2025). (Foto: ANTARA/Putu Indah Savitri).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut, banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Pulau Sumatera, tidak berdampak terhadap produksi (lifting) minyak dan gas bumi (migas) nasional.

“Enggak. Enggak ada dampak besar,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman kepada wartawan ditemui di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Berdasarkan data Kementerian ESDM yang diterbitkan pada 2024, terdapat sejumlah blok minyak yang berlokasi di wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Blok minyak yang berlokasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat meliputi Blok A di Aceh Timur yang dikelola oleh PT Medco E&P Malaka (rata-rata produksi 1.055 BOPD), Blok B di Aceh Utara yang dikelola oleh PT Pema Global Energi (rata-rata produksi 833 BOPD), serta blok North Sumatera Offshore (NSO) yang dikelola oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) NSO (rata-rata produksi 40 BOPD).

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meyakini lifting minyak melampaui 605 ribu barel per hari (bph), sebagaimana target yang ditetapkan di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Untuk pertama kalinya sejak 2008, tutur Bahlil, lifting minyak Indonesia berhasil mencapai target yang termaktub di dalam APBN. Pada 2024, lifting minyak Indonesia berada di angka 580 ribu barel per hari.

Melalui paparannya, Bahlil menyampaikan terjadi peningkatan produksi minyak bumi pada periode Januari–Oktober 2025 sebesar 28,48 ribu barel per hari dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pada Januari–Oktober 2024, produksi minyak bumi berada di angka 577,02 ribu barel per hari. Sedangkan, pada Januari–Oktober 2025, produksi minyak bumi, termasuk NGL (Natural Gas Liquids) berada di angka 605,5 ribu barel per hari, melampaui target APBN yang ditetapkan sebesar 605 ribu barel per hari.

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today