Sahabat Ayah Denada Ungkap Versi Lain soal Anak, Sebut Jumlahnya Tiga

Sahabat Ayah Denada Ungkap Versi Lain soal Anak, Sebut Jumlahnya Tiga

syahidan.jpg

Senin, 9 Februari 2026 – 11:46 WIB

Penyanyi solo Indonesia Denada. (Dokumentasi: Instagram Denada)

Penyanyi solo Indonesia Denada. (Dokumentasi: Instagram Denada)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Isu lama tentang kehidupan pribadi Denada kembali mencuat setelah pernyataan Muara Karta, sahabat dekat ayah kandung Denada, Rio Tambunan. Dalam pengakuannya, Muara menyebut Denada tidak hanya memiliki dua anak, melainkan tiga.

Muara Karta menegaskan pernyataannya didasarkan pada kedekatan panjangnya dengan keluarga Denada. Ia mengaku mengenal baik Rio Tambunan, ayah Denada, yang dikenal sebagai arsitek ternama sekaligus mantan Kepala Dinas Tata Kota DKI Jakarta pada era Gubernur Ali Sadikin.

“Saya pun mengetahui bagaimana almarhum (Rio Tambunan) menikah dengan Emilia Contessa. Saya juga tahu bagaimana Denada saat masih kecil. Denada itu punya adik namanya Rico Tambunan yang sekarang berada di Australia, karena dia sempat sekolah di sana,” kata Muara Karta, dikutip Senin (9/2/2026).

Menurut Muara, selama ini publik hanya mengetahui dua anak Denada, yakni Ressa Rizky Rosano dan seorang putri bernama Aisha Aurum. Namun, ia mengklaim masih ada satu anak lain yang jarang dibicarakan.

“Setahu saya, selain Ressa dan putrinya, dia juga punya anak lagi. Jadi totalnya anaknya itu ada tiga, di mana Ressa itu punya anak, bapaknya Ressa saya enggak tahu, lalu adiknya Ressa juga ada, terus adiknya juga ada. Jadi tiga bersaudara mereka,” katanya.

Muara Karta juga mengaitkan hal tersebut dengan sikap Denada yang selama ini tidak pernah mengungkap identitas ayah biologis Ressa. Ia menduga ada alasan pribadi yang sensitif di balik keputusan tersebut.

“Kalau sampai sekarang belum memberitahu siapa bapaknya Ressa, tentu kan ini bisa disebut sebagai aib dan motifnya bermacam-macam. Memang, ada seseorang menyampaikan kepada saya bahwa dia (Denada), setiap pulang dari klub malam, sering dalam keadaan mabuk dan pacar juga sering gonta-ganti,” ujarnya.

Lebih jauh, Muara menilai pengakuan Denada terhadap Ressa baru dilakukan setelah kebenaran tak lagi bisa disembunyikan.

“Mungkin juga dia bingung siapa bapak yang sebenarnya. Makanya, dari pada ini aib keluarga makanya dia tidak mau mengakui dan disembunyikan,” ucapnya.

“Namun, yang namanya bau busuk pasti akan tercium juga dan akhirnya Denada malu hingga berujung pada permintaan maaf dan di mengerti oleh Ressa sendiri,” sambung Muara.

Terkait gugatan perdata senilai Rp7 miliar yang diajukan Ressa Rizky Rosano ke Pengadilan Negeri Banyuwangi, Muara Karta menilai langkah tersebut dapat dimengerti.

“Ressa ditelantarkan sejak bayi hingga usia 24 tahun. Baru tahu kebenarannya dari ibu angkatnya,” katanya.

Ia menambahkan, dalam proses hukum tersebut, mediasi antara Denada dan Ressa akan menjadi tahap awal yang dijalani kedua belah pihak. Muara Karta pun menekankan bahwa ikatan darah tidak bisa dihapus oleh situasi apa pun.

“Kalau uang bisa dicari, tetapi anak tidak ada bekasnya. Sampai kapan pun Ressa tetap anaknya Denada,” ucapnya.

Visited 5 times, 1 visit(s) today