Mengapa Ancelotti Abaikan Panggilan Italia Demi Timnas Brasil?

Mengapa Ancelotti Abaikan Panggilan Italia Demi Timnas Brasil?

Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, akhirnya mengonfirmasi bahwa dirinya sempat menerima tawaran untuk menangani timnas Italia. Namun, pelatih asal Italia itu memilih menolak karena ingin tetap memenuhi komitmennya bersama Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF).

Pengakuan tersebut disampaikan Ancelotti dalam wawancara dengan ESPN, beberapa hari setelah mantan direktur teknis Timnas Italia, Paolo Maldini, mengungkap bahwa dirinya sempat menghubungi mantan pelatih Real Madrid tersebut untuk memimpin Azzurri.

Tolak Italia Demi Menepati Komitmen

Ancelotti menegaskan keputusannya bukan dipengaruhi persoalan kontrak atau nilai finansial. Menurutnya, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk tetap bersama Brasil.

“Bukan karena masalah kontrak. Itu bukan alasannya,” kata Ancelotti.

“Saya memiliki komitmen kepada CBF dan kepada negara ini karena mereka menerima saya dengan sangat hangat selama tahun pertama saya di sini.”

Pelatih berusia 67 tahun itu menambahkan bahwa ia ingin membalas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

“Saya ingin tetap di sini. Saya tentu berterima kasih kepada Federasi Italia, tetapi saya merasa ini adalah keputusan yang benar dan adil untuk bertahan di negara yang telah menerima saya dengan sangat baik.”

Italia Sempat Gagal Dapatkan Ancelotti

Setelah gagal mendapatkan Ancelotti, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) juga sempat mendekati Pep Guardiola, tetapi kembali mendapat penolakan.

FIGC kemudian mengarahkan pilihan kepada Andrea Pirlo. Namun, pencalonan Pirlo batal setelah menuai kontroversi akibat kerja samanya dengan perusahaan taruhan Rusia, Fonbet.

Pada akhirnya, Italia resmi menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih baru untuk periode keduanya bersama Azzurri.

Masih Punya Misi Bersama Brasil

Ancelotti memperpanjang kontraknya bersama CBF pada Mei lalu hingga Piala Dunia 2030. Meski Brasil tersingkir lebih cepat di Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Norwegia pada babak 16 besar, ia menilai masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

“Hasil di Piala Dunia memang tidak bagus. Kami semua kecewa. Namun kami harus belajar dari masa lalu sambil melihat masa depan karena Brasil memiliki banyak pemain berbakat.”

Siapkan Regenerasi Skuad Selecao

Ancelotti juga memastikan Brasil akan memasuki siklus baru dengan memberi kesempatan lebih besar kepada pemain muda.

Keputusan itu menyusul pengumuman Neymar yang memastikan pensiun dari tim nasional.

Menurut Ancelotti, pergantian generasi merupakan hal yang wajar dalam sepak bola.

“Secara historis, satu generasi akan berakhir dan generasi berikutnya harus menggantikannya. Generasi baru itu harus lebih baik daripada generasi sebelumnya.”

Meski demikian, Ancelotti belum sepenuhnya menutup pintu bagi para pemain senior seperti Alisson Becker, Casemiro, Danilo, dan Alex Sandro.

Ia menyebut beberapa di antara mereka masih berpeluang masuk skuad, tetapi fokus utama kini adalah membangun fondasi baru bagi Brasil menuju Piala Dunia 2030.

“Kami akan melihat siklus baru dan memberi kesempatan kepada pemain-pemain baru. Babak bagi generasi sebelumnya perlahan akan berakhir, dan kami berterima kasih atas semua kontribusi mereka.”

Visited 1 times, 1 visit(s) today