Gebrakan Como: Dari Tertinggal Kini Puncaki Klasemen Serie A!

Gebrakan Como: Dari Tertinggal Kini Puncaki Klasemen Serie A!

Como 1907 memuncaki klasemen sementara Serie A setelah membalikkan keadaan dan membekuk Genoa 4-1 di Stadio Luigi Ferraris, Jumat (4/9) waktu setempat. Klub milik pengusaha Indonesia Hartono bersaudara itu sempat tertinggal lebih dulu sebelum mencetak empat gol beruntun.

Hasil ini membuat Como mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan, unggul satu poin dari AS Roma yang tergeser ke posisi kedua. Genoa sebaliknya terpuruk ke peringkat ke-19 setelah tiga laga tanpa satu pun poin.

Jalannya Pertandingan

Como sebenarnya lebih dulu menciptakan peluang lewat tembakan Nico Paz, namun masih bisa diselamatkan kiper Genoa, Justin Bijlow.

Genoa justru yang mencetak gol lebih dulu melalui Milutin Osmajic, membuat tuan rumah unggul 1-0.

Como merespons dengan baik. Martin Baturina menyamakan kedudukan pada menit ke-25, sebelum Assane Diao membalikkan keadaan lewat sambaran bola rebound di kotak penalti pada menit ke-30.

Menjelang turun minum, Como memperlebar keunggulan menjadi 3-1 setelah umpan Yan Couto dikonversi Nico Paz menjadi gol.

Di babak kedua, Como terus menekan. Diao melengkapi catatannya dengan gol kedua pada menit ke-79, memastikan kemenangan 4-1 bertahan hingga peluit akhir.

Fabregas: Kedewasaan dan Kekuatan Mental

Pelatih Cesc Fabregas menyoroti reaksi timnya setelah tertinggal lebih dulu sebagai bukti kematangan skuadnya.

“Kebobolan gol itu menunjukkan kepada kami bahwa di Serie A, ketika Anda lengah dua detik saja, Anda akan dihukum. Tetapi kami merespons dengan cara terbaik, menunjukkan kedewasaan dan kekuatan mental untuk kembali ke jalur yang benar,” kata Fabregas kepada DAZN Italia.

Ia menegaskan filosofinya tidak berubah, menang atau kalah. “Pesan saya selalu sama: kita harus menjadi diri kita sendiri, tidak peduli apa yang terjadi dalam pertandingan. Saya kalah begitu banyak pertandingan sebagai pemain, beberapa saat bermain bagus, beberapa saat bermain buruk, tetapi yang terpenting adalah selalu menjadi diri kita dalam situasi itu.”

Ditanya apakah timnya sedang menikmati permainan mereka musim ini, Fabregas memberikan jawaban yang mendalam. “Itu tergantung bagaimana Anda menafsirkan kenikmatan. Saya rasa Anda menikmatinya ketika Anda melakukan sesuatu dengan baik, memberikan segalanya, dan bermain dengan cara yang benar.”

Ia menutup dengan penegasan soal identitas tim. “Hari ketika saya melihat sesuatu yang tidak kami persiapkan, prinsip atau identitas kami, itulah saat saya marah. Untungnya, saya melihat tim saya dengan ketenangan dan mentalitas yang tepat. Kami bisa menang atau kalah, tetapi kami harus mempertahankan identitas itu.”

Debut Manis Moise Kean

Salah satu sorotan laga ini adalah debut Moise Kean, yang masuk dari bangku cadangan dan langsung memberikan assist untuk gol kedua Diao.

Kean selama ini sempat mendapat kritik karena dianggap terlalu individualis sebagai penyerang sepanjang kariernya. Assist yang ia berikan malam itu menjadi kontras yang menarik dari reputasi tersebut.

“Ada banyak situasi di mana dia perlu berkembang, seperti pressing dengan cara yang kami lakukan, pergerakannya, tetapi kami semua tahu Moise punya kualitas,” kata Fabregas. “Dampak dari semua pemain baru sudah bagus, kami perlu terus bekerja sebagai individu, sebagai unit, dan menyamakan pemahaman semua orang baik yang bermain sejak awal maupun tidak.”

Menanti Debut Liga Champions

Kemenangan ini menjadi modal penting menjelang laga yang jauh lebih besar bagi sejarah klub.

Como akan menjalani laga pertama mereka di Liga Champions sepanjang sejarah, menjamu RB Leipzig di Stadio Sinigaglia pada Kamis, 10 September 2026. Laga ini sekaligus menjadi laga kandang pertama Como musim ini, setelah stadion tersebut menjalani renovasi untuk memenuhi standar UEFA — kepastian yang baru dikonfirmasi klub sehari sebelum laga melawan Genoa ini berlangsung.

“Penting untuk mendatangkan pemain bagus yang juga orang baik, dan kami melakukan itu. Kami punya beberapa pemain yang sangat kuat, dan begitu Liga Champions dimulai, itu akan menjadi perjalanan yang sangat menarik bagi kami, jadi kami membutuhkan semua orang,” tutup Fabregas.

Visited 6 times, 3 visit(s) today