Afna Regita Perlahan Pulih Setelah Melewati 20 Jahitan di Wajah, Kini Dipindahkan ke RS Dekat Rumahnya

Afna Regita Perlahan Pulih Setelah Melewati 20 Jahitan di Wajah, Kini Dipindahkan ke RS Dekat Rumahnya

Diana Medium.jpeg

Rabu, 29 April 2026 – 16:19 WIB

Ayah Afna Regita, korban kecelakaan kereta api (KA) saat ditemui di kawasan Stasiun Bekasi Timur. (Dokumentasi: Inilah.com/ Diana)

Ayah Afna Regita, korban kecelakaan kereta api (KA) saat ditemui di kawasan Stasiun Bekasi Timur. (Dokumentasi: Inilah.com/ Diana)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ayahanda Afna Regita, korban kecelakaan kereta api (KA) di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Rahmat memilih memindahkan lokasi perawatan anaknya ke rumah sakit yang berada dekat dengan rumahnya, yang ada di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

“Jadi saya minta untuk pindah saja, ini kemauan sendiri ya. Saya minta pindah agar dekat sama rumah, karena rumah saya di Kebayoran Lama. Kalau saya ke sini kurang lebih satu jam lah waktunya,” ujar Rahmat di RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026).

Ia mengatakan, putrinya akan dipindahkan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring dan untuk biaya perawatannya kata dia, masih dari pihak Jasa Raharja.

Rahmat mengatakan saat ini kondisi anaknya sudah mulai membaik, pasca melewati operasi pada bagian wajah.

“Ahamdulillah sudah membaik, di sini langsung ditangani, langsung dioperasi kan ada sekitar 20 jahitan. Di bibir sini, (pipi) ini, sama di sini (pelipis). Alhamdulillah aman enggak ada (patah tulang). Cuma lecet-lecet luka saja,” tuturnya.

“Pasca operasi sudah bisa bercanda lah, sudah bisa makan, sudah bisa nelpon segala macam,” sambungnya.

Rahmat menuturkan bila pasca kecelakaan terjadi, ia justru mendapatkan informasi dari teman putrinya. Padahal, ia sempat membuka sosial media, namun tidak sempat memperhatikan bahwa salah satu korbannya adalah anaknya.

“Saya pulang kerja jam 11an. Saya masih scroll-scroll TikTok, saya ngelihat kejadiannya (kecelakaan) doang, tapi enggak ngelihat ada video anak saya,” ungkapnya.

“Iya (Afna) ngabarin temannya jam 12 lewat. Temannya ngabari ke rumah,” lanjutnya.

Mengingat kediamannya yang berada di Jakarta Selatan, Rahmat menyebut bila saat itu putrinya yang bekerja di Cibinong, Kabupaten Bogor diminta oleh kantor tempat ia bekerja untuk mengambil berkas di daerah Bekasi.

Nahasnya, korban berada di gerbong khusus perempuan yang ada di bagian paling belakang rangkaian kereta. Oleh karena itu, ia menyebut trauma tentu saja masih dirasakan oleh putrinya.

“Ya mungkin sedikit ya (mengalami trauma). Ya alhamdulillah sih enggak terlalu ini (parah) banget lah,” tandasnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 6 times, 1 visit(s) today