Seorang anggota DPRD Kabupaten Garut, Jawa Barat tiba-tiba pingsan saat menerima aksi mahasiswa yang berunjuk rasa di halaman Kantor Bupati Garut, Selasa (2/9)siang.
Anggota DPRD Garut dari Fraksi Gerindra itu, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut untuk mendapatkan perawatan medis.
“Satu orang, katanya Pak Agus (Muhammad Sutarman) dari Fraksi Gerindra,” kata Ketua DPRD Kabupaten Garut Aris Munandar saat dikonfirmasi usai menerima aksi unjuk rasa mahasiswa di Sekretariat Daerah Pemkab Garut.
Terkait penyebab dan kondisinya saat ini bagaimana, Aris mengaku belum mendapatkan laporan dari pihak RSUD dr Slamet Garut.”Nanti setelah ini kita akan cek ke rumah sakit, mudah-mudahan baik-baik saja,” katanya.
Ia mengatakan massa aksi dari berbagai aliansi mahasiswa itu berkumpul bersama dengan unsur forum komunikasi pimpinan daerah dan juga 40 anggota DPRD Garut di halaman apel Sekretariat Daerah Pemkab Garut.
Ia menyebutkan 40 dari 50 anggota DPRD Garut hadir termasuk yang pingsan karena diduga kelelahan dan juga kepanasan karena berkumpul di tengah lapangan saat tengah hari.
“Tadi ada yang memaksakan hadir, dan akhirnya pingsan, dan sudah ditangani, dan sudah dapat perawatan,” katanya.
Aksi unjuk rasa mahasiswa tersebut berlangsung dengan damai dan tertib mulai pukul 11.00 WIB di kawasan Simpang Lima, kemudian digelar di kantor DPRD Garut, dan berakhir berkumpul bersama menyampaikan aspirasi di halaman apel Sekretariat Daerah Pemkab Garut sekitar pukul 13.00 WIB.
Seluruh mahasiswa dan unsur forum komunikasi pimpinan daerah dan anggota DPRD Garut duduk bersama di tengah lapangan dengan kondisi matahari yang cukup panas.
Meski begitu, aksi tetap berjalan lancar sampai akhirnya selesai sekitar pukul 15.00 WIB setelah aspirasi mahasiswa tersebut diterima dan akan ditindaklanjuti.










