Direktur Niaga Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim bersama sejumlah petinggi maskapai nasional itu saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/9/2025). (Foto: Inilah.com/Clara Anna)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Wamildan Tsani bertolak ke Amerika Serikat (AS) untuk melakukan diskusi lanjutan terkait rencana pembelian pesawat Boeing.
Direktur Niaga PT Garuda Indonesia (Persero) Reza Aulia Hakim mengatakan, keberangkatan Dirut Garuda bersamaan dengan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat (AS).
“Agar Garuda Indonesia mendapatkan kepastian jumlah pesawat dan tentunya harga yang lebih kompetitif. Untuk keperluan bekerjasama jangka panjang inilah Bapak Direktur Utama kami hari ini mendampingi Bapak Presiden Republik Indonesia dalam lawatan beliau ke Amerika Serikat untuk melakukan diskusi lanjutan terkait rencana pengadaan armada dari Boeing,” ujar Reza saat rapat bersama Komisi VI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/9/2025).
Lebih lanjut, Reza kemudian menyinggung pertanyaan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade mengenai kelanjutan pembelian pesawat Boeing 777 dari AS.
Dia mengatakan, pertemuan Garuda Indonesia dengan Boeing bertujuan memastikan agar pembelian tersebut membawa untungan optimal baik secara strategis, operasional dan finansial.
Reza mengatakan, pada akhir 2025 Garuda Indonesia menargetkan akan menambah tujuh armada pesawat baru. Penambahan tersebut merupakan yang terbanyak pasca pandemi COVID-19.
“Di bawah manajemen yang baru, hingga Agustus 2025, Garuda Indonesia telah menambah lima armada baru. Sehingga total kekuatan kami menjadi 78 armada,” ucap dia.













