Dirut PLN, Darmawan Prasodjo (ketiga dari kanan) memimpin langsung proses penyambungan sistem kelistrikan Aceh dengan sistem besar Sumatera di Kantor PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Sumatera Bagian Utara, Medan, Rabu (17/12/2025). (Dok. PLN)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Setelah mengalami pemadaman listrik total alias ‘blackout’ di beberapa wilayah di Pulau Sumatera sejak Jumat (22/5), kini sudah pulih alias normal. Berkat kerja keras, semua kendala bisa teratasi.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras tanpa henti seluruh personel di lapangan serta dukungan dari Kementerian ESDM dan berbagai pihak di Daerah, sistem kelistrikan Sumatera kini telah kembali normal,” ujar Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo dikutip dari Antara, Jakarta, Minggu (24/5/2026).
Dia mengatakan, PLN telah menyelesaikan langkah pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera, pascagangguan meluas pada jaringan transmisi interkoneksi Sumatera.
Hingga Minggu pukul 06.00 WIB, PLN telah menormalkan 176 gardu induk yang sempat terdampak. Sejalan dengan proses penormalan tersebut, pasokan listrik kepada pelanggan kembali pulih secara bertahap.
Darmawan menyampaikan, seluruh proses pemulihan dilakukan secara intensif sejak awal gangguan pada Jumat. Di mana, PLN melakukan upaya bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan di daerah untuk penormalan secara bertahap pada sistem pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk, hingga distribusi listrik ke masyarakat. “Pelanggan yang sempat terdampak saat ini kembali mendapatkan pasokan listrik secara bertahap,” ujar Darmawan.
Ia menjelaskan, proses pemulihan dilakukan dengan mengedepankan aspek keamanan dan keandalan sistem. Setelah jaringan transmisi Sumatera berhasil terhubung kembali, PLN melanjutkan proses penyalaan pembangkit dan bertahap dilakukan sinkronisasi, memasukkan daya listrik dari pembangkit ke sistem transmisi Sumatera, sehingga secara bertahap seluruh pasokan dapat kembali pulih.
Darmawan juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat atas dukungan dan pengertian selama proses pemulihan berlangsung. “Kami menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” pungkasnya.
Akibat blackout ini, warga Kota Padangsidimpuan dan sekitarnya, memborong lilin sebagai alternatif penerangan sejak Sabtu (23/5).
Alhasil, terjadi kelangkaan lilin di tingkat pedagang kecil hingga ritel-ritel modern, di wilayah Kota Padangsidimpuan. Kalaupun ada, harganya sudah meroket. Namun karena butuh, terpaksalah dibeli juga.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.














