Diler Mobil Jepang Rontok Digilas Merek China, Menperin Beberkan Faktor di Baliknya

Diler Mobil Jepang Rontok Digilas Merek China, Menperin Beberkan Faktor di Baliknya

Nebby Medium.jpeg

Jumat, 10 April 2026 – 06:34 WIB

Dealer Honda Megatama Pondok Pinang di Jakarta Selatan resmi menghentikan operasionalnya per 31 Maret 2026. (Foto: Medsos)

Dealer Honda Megatama Pondok Pinang di Jakarta Selatan resmi menghentikan operasionalnya per 31 Maret 2026. (Foto: Medsos)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa produsen otomotif Jepang perlu menyesuaikan diri dengan perubahan preferensi pasar di Indonesia. Hal ini muncul menyusul penutupan sejumlah diler mobil Jepang yang mulai tergantikan oleh merek asal China.

“Saya kira itu juga challenge untuk brand Jepang ya karena semuanya ini kan berkaitan dengan market. Jadi dia harus bisa menyesuaikan apa yang menjadi keinginan market,” ujar Agus saat ditemui wartawan, di Jakarta, Kamis (9/4).

Agus menekankan pentingnya produsen Jepang memahami arah kebijakan pemerintah yang kini bergerak cepat menuju kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Pergeseran ini sejalan dengan upaya pemerintah mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

“Dinamika global termasuk konflik di kawasan Timur Tengah memberikan pelajaran penting terkait ketahanan energi nasional,” kata Agus. 

Ia menekankan bahwa transformasi menuju kendaraan listrik menjadi strategi utama untuk memperkuat ketahanan energi nasional, tidak hanya pada mobil penumpang tetapi juga sepeda motor, truk, hingga bus.

“Saya kira itu produsen-produsen Jepang harus bisa melihat bahwa kita akan shifting ke situ dan ini arahan langsung dari Bapak Presiden agar kita bisa segera full pada EV, baik itu motor maupun mobil termasuk truk, termasuk bus juga,” tambahnya.

Persaingan industri otomotif di Indonesia semakin ketat. Salah satu diler PT Honda Prospect Motor (HPM) di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terpaksa menutup gerainya.

“Kami Honda Pondok Pinang, pamit undur diri. Terimakasih atas dukungan dan kepercayaannya terhadap kami,” tulis akun @Hondaponpin beberapa waktu lalu.

Langkah ini menunjukkan tekanan kompetitif yang meningkat, sekaligus menggarisbawahi kebutuhan industri otomotif Jepang untuk beradaptasi dengan pergeseran pasar dan kebijakan pemerintah yang mendukung kendaraan ramah lingkungan.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 10 times, 1 visit(s) today