Aktor sinetron Dude Herlino, Brand Ambassador Dana Syariah Indonesia (DSI). (Foto: Instagram).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kasus dugaan penipuan PT Dana Syariah Indonesia (DSI) senilai Rp2,4 triliun menyeret public figure. Bareskrim Polri membuka peluang memeriksa artis Dude Harlino terkait perannya sebagai brand ambassador perusahaan tersebut.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak menegaskan, siapa pun yang dinilai mengetahui perkara akan dipanggil penyidik demi kepentingan pembuktian.
“Dalam rangka mencari dan mengumpulkan alat bukti ini, maka salah satu yang akan dilakukan oleh tim penyidik adalah semua pihak/semua orang yang dapat memberikan informasi terkait suatu perkara pidana, pastinya akan dipanggil dan dimintai keterangan oleh Tim Penyidik,” kata Ade Safri kepada wartawan, Senin (26/1/2026).
Ia menambahkan, pemanggilan pihak-pihak terkait dilakukan murni untuk kebutuhan penyidikan dugaan fraud PT DSI yang resmi naik ke tahap penyidikan sejak 14 Januari 2026.
“Yang jelas penyidik terus bekerja secara profesional ya, transparan dan akuntabel untuk terus mencari dan menemukan alat bukti,” ucap dia.
Sebelumnya, Bareskrim membongkar modus PT DSI yang diduga melakukan penipuan lewat proyek fiktif. Perusahaan disebut memakai data borrower lama, lalu dicatut seolah-olah memiliki proyek baru demi menarik investor.
“Itulah yang kemudian membuat para Lender ini tertarik, bahwa ada proyek-proyek yang membutuhkan pembiayaan dan mereka masuk untuk melakukan investasi,” jelas Ade Safri saat penggeledahan kantor PT DSI, Jumat (23/1).
Akibat praktik tersebut, kerugian ditaksir menembus Rp2,4 triliun. Korbannya pun bukan sedikit.
“Korban di periode 2018 sampai 2025, kurang lebih 15.000 Lender (pemberi pinjaman) atau masyarakat,” tuturnya.
“Ini adalah pemilik modal yang diduga disalahgunakan ataupun dalam penyaluran dananya tidak sesuai dengan peruntukannya,” jelasnya.














