Lifter veteran Indonesia, Eko Yuli Irawan turut menyampaikan harapan untuk calon Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pengganti Dito Ariotedjo yang di-reshuffle dari Kabinet Merah Putih.
Sebagai atlet yang kenyang pengalaman, Eko berharap Menpora baru dapat memperbaiki proses pembinaan atlet di semua cabor.
“Kalau kami sebagai atlet berharap pembinaan yang lebih baik lagi,” kata atlet berusia 36 tahun melalui pesan singkat kepada Inilah.com, Jumat (12/9/2025).
Eko menambahkan ke depan, pelatnas untuk seluruh cabang olahraga sebaiknya diselenggarakan dalam jangka panjang dan dilakukan secara berlapis.
Menpora baru kata dia juga harus memulai pembinaan dari bawah, tidak melulu menunggu prestasi atlet dulu baru mulai dirangkul.
“Pelatnas bisa jangka panjang untuk semua cabor dan berlapis untuk kuota atlet yang dipelatnaskan, karena atlet butuh dibina untuk bisa menunjukkan prestasinya. Jadi, sulit kalau harus menunjukkan prestasi dulu baru dibina,” tegasnya.
Sebelumnya, harapan yang tak jauh berbeda juga ditiupkan atlet panjat tebing peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo.
Veddriq sendiri berharap Menpora pengganti Dito bisa menjaga keberlanjutan program olahraga yang sudah berjalan, sekaligus meningkatkan pembinaan prestasi di level dunia.
“Program yang sudah baik ditingkatkan. Pembinaan untuk keberlanjutan prestasi Indonesia di level dunia harus tetap dilaksanakan, mengingat persaingan olahraga dunia semakin kompetitif,” tegas Veddriq.
Terlepas dari itu, Veddriq menyadari, tugas Menpora bukan pekerjaan ringan. Apalagi, kursi Menpora kerap dihantui rekam jejak kasus korupsi di masa lalu.
Tercatat, Imam Nahrawi yang menjabat Menpora 2014-2019 mundur setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah KONI.
Sebelumnya, Andi Mallarangeng divonis penjara akibat skandal proyek Hambalang. Roy Suryo pun pernah terseret isu serupa, ketika diminta KPK mengembalikan barang negara senilai Rp9 miliar berdasarkan temuan BPK.
“Harapannya, Menpora bisa menjalankan amanah dengan baik, fokus pada peningkatan prestasi dan memajukan olahraga Indonesia, agar olahraga semakin mendarah daging dalam kultur bangsa,” tambah Veddriq.














