Galaxy AI menghadirkan pengalaman yang relevan untuk setiap generasi, dari Gen Z, Millennial, dan Gen X. (Foto: inilah.com/inu)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia kini semakin meluas. Riset terbaru Kantar menunjukkan bahwa 59 persen masyarakat Indonesia telah mencoba teknologi AI, baik untuk bekerja, belajar, maupun berkarya.
Menjawab tren ini, Samsung meluncurkan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 dengan misi menghadirkan “New Gen Productivity” — pengalaman produktivitas lintas generasi yang lebih cerdas dan intuitif.
Melalui integrasi Galaxy AI dan Google Gemini, kedua perangkat lipat terbaru ini menawarkan pendekatan personal dalam setiap aktivitas pengguna. Menurut data internal Samsung, 78 persen pengguna kini telah memanfaatkan Galaxy AI dalam aktivitas sehari-hari, dari membuat catatan hingga meringkas dokumen.
“Di Samsung, komitmen kami adalah membuka potensi setiap generasi dari Gen Z hingga Gen X melalui produktivitas yang lebih cerdas dan intuitif. Kami menciptakan simbiosis sempurna antara kecerdasan Galaxy AI dan fleksibilitas form factor revolusioner dari Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.
Ilham menegaskan, kombinasi teknologi AI dan desain lipat bukan sekadar inovasi perangkat keras, melainkan jawaban terhadap kebutuhan produktivitas yang semakin beragam. “Sembilan dari sepuluh pengguna kini mengandalkan Galaxy AI dan Google Gemini di kesehariannya,” tambahnya.
AI dan Gaya Produktivitas Tiap Generasi
Riset Kantar memperlihatkan bahwa tiap generasi memanfaatkan AI dengan cara berbeda. Sebanyak 74 persen Gen Z menggunakan AI untuk mengekspresikan kreativitas melalui konten dan personal branding. Sementara 80 persen kalangan Milenial dan Gen X menjadikannya alat bantu dalam pekerjaan, belajar, dan efisiensi waktu.
“Setiap generasi memiliki kebutuhan berbeda terhadap AI, namun tujuannya serupa: mencari efisiensi dan hasil yang lebih baik. AI kini menjadi teknologi inklusif yang menghubungkan semua generasi,” kata Ummu Hani, Director Kantar Indonesia.
Fold7 untuk Multitasking, Flip7 untuk Ekspresi
Galaxy Z Fold7 dirancang sebagai powerhouse multitasking bagi profesional. Layar luasnya memungkinkan pengguna membuka tiga aplikasi sekaligus, sambil mengakses Google Gemini untuk meringkas dokumen tanpa berpindah aplikasi. Riset Kantar mencatat 62 persen pengguna menggunakan AI untuk merangkum konten, mempercepat riset, dan meningkatkan akurasi kerja.
Sementara Galaxy Z Flip7 ditujukan bagi Gen Z yang kreatif dan ekspresif. Dengan Gemini Live di Cover Screen, AI dapat diakses bahkan tanpa membuka ponsel. Fitur FlexCam dan AI editing membuat proses pembuatan konten lebih spontan dan autentik.
Keamanan Data Jadi Prioritas
Samsung juga menegaskan pentingnya keamanan data dalam ekosistem AI. “Seiring Google Gemini menjadi semakin personal, komitmen kami terhadap privasi tetap prioritas. 80 persen pengguna Android kini merasa yakin terhadap perlindungan anti-malware di perangkat mereka,” ungkap Denny Galant, Country Head of Android Platforms & Ecosystems, Google Indonesia.
Melalui sistem keamanan berlapis, Google memastikan data pengguna tersimpan anonim dan sepenuhnya dalam kendali pengguna.
Penawaran dan Varian
Samsung menawarkan promo hingga 31 Oktober 2025 senilai Rp5 juta, termasuk cashback, program purchase with purchase (PWP), serta akses gratis Google AI Pro selama enam bulan.
Galaxy Z Flip7 hadir dalam varian 12GB/512GB (Rp19.999.000) dan 12GB/256GB (Rp17.999.000) dengan pilihan warna Blue Shadow, Jetblack, Coral-red, dan Mint (eksklusif daring).













