Pastikan BLTS Rp900 Ribu Tepat Sasaran, Mensos Gus Ipul Sidak Data KPM di Puskesos Karawang

Pastikan BLTS Rp900 Ribu Tepat Sasaran, Mensos Gus Ipul Sidak Data KPM di Puskesos Karawang

Ibnu Medium.jpeg

Selasa, 21 Oktober 2025 – 20:23 WIB

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat ke Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Margakaya Istimewa di Karawang, Jawa Barat, Selasa (21/10/2025). (Foto: Kemensos)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat ke Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Margakaya Istimewa di Karawang, Jawa Barat, Selasa (21/10/2025). (Foto: Kemensos)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melakukan kunjungan kerja mendadak ke Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Margakaya Istimewa di Karawang, Jawa Barat, pada hari ini, Selasa (21/10/2025). Tujuan utama sidak ini adalah untuk mengecek langsung keakuratan data calon penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) sebesar Rp 900 ribu, memastikan bantuan stimulus ekonomi tersebut tepat sasaran.

Didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Wakil Bupati Karawang Maslani, Gus Ipul memeriksa secara detail sistem pendataan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dikelola oleh Puskesos. Ia mengapresiasi kerapian data yang telah diverifikasi langsung di lapangan oleh para Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

“Saya dan Pak Wamen tadi masuk ke ruangan (Puskesos), di situ rapi sekali file-filenya, data-data keluarga setiap RT. Kemudian data-data mana yang sudah dianggap memenuhi kriteria dan mana yang sudah tidak,” kata Gus Ipul.

BLTS merupakan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang akan disalurkan Kemensos sebesar Rp 300 ribu per bulan untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025, yang dibayarkan sekaligus (total Rp 900 ribu). Bantuan ini akan menjangkau 35,04 juta KPM di seluruh Indonesia sebagai bagian dari strategi stimulus ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga berdialog langsung dengan Acem, seorang KPM Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Ia memastikan bahwa bantuan reguler sebelumnya (Rp 600 ribu) diterima utuh tanpa potongan. Dengan adanya BLTS, KPM seperti Acem nantinya akan menerima total bantuan senilai Rp 1,5 juta (Rp 600 ribu bansos reguler + Rp 900 ribu BLTS).

Lebih lanjut, Gus Ipul berharap data detail yang dimiliki Puskesos Margakaya Istimewa, yang mencakup foto dan kondisi aset KPM, dapat segera diolah dan divalidasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk diintegrasikan ke dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Di sinilah nanti tentu data kita akan makin akurat,” jelas Gus Ipul. Ia menambahkan bahwa Kabupaten Karawang akan dijadikan pilot project untuk uji coba integrasi program ini, mengingat hampir seluruh desa/kelurahannya telah memiliki Puskesos aktif.

“Kesamaan data yang akurat juga menjadi dasar untuk mengintegrasikan berbagai program, baik dari Kemensos, kementerian lain, maupun pemerintah kabupaten/kota,” pungkasnya.

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today