Global Sumud Flotilla Merapat ke Mesir, Armada Bantuan Gaza Dekati Garis Bahaya

Global Sumud Flotilla Merapat ke Mesir, Armada Bantuan Gaza Dekati Garis Bahaya

Ikhsan Medium.jpeg

Senin, 29 September 2025 – 18:55 WIB

Salah satu armada kapal Global Sumud Flotilla yang siap menerobos blokade laut Israel dan mengirimkan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga Gaza, Palestina. (Foto: TRT World)

Salah satu armada kapal Global Sumud Flotilla yang siap menerobos blokade laut Israel dan mengirimkan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga Gaza, Palestina. (Foto: TRT World)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Misi kemanusiaan paling menantang menuju Jalur Gaza kini memasuki babak krusial. Global Sumud Flotilla (GSF), armada kapal sipil pembawa bantuan, dilaporkan sudah mulai merapat di wilayah perairan Mesir, meningkatkan ketegangan dan kekhawatiran akan pencegatan oleh militer Zionis.

GSF, yang berlayar dengan tekad mematahkan blokade Israel atas Gaza, pada Minggu (28/9/2025) mengabarkan rombongan kapal mereka telah mencapai Marsa Matrouh, sebuah kawasan pantai Mediterania Mesir. Kapal-kapal utama GSF, yaitu OHWAYLA dan ALL IN, kini hanya berjarak sekitar 36 mil laut dari garis pantai Gaza, dengan perkiraan waktu kedatangan dalam tiga sampai empat hari ke depan.

“Tekad kami bulat, namun ini merupakan momen di mana kewaspadaan dan solidaritas global sangat dibutuhkan,” demikian pernyataan resmi GSF, seperti dikutip oleh kantor berita Anadolu Agency, Senin (29/9/2025).

Armada Membesar, Risiko Mengintai

Dalam pelayaran yang dimulai sejak 31 Agustus lalu ini, GSF mencatat adanya peningkatan signifikan dalam jumlah armada. Saat ini, total 44 kapal berlayar dalam misi kemanusiaan ke Gaza, termasuk dua kapal baru yang bergabung di tengah perjalanan. Ini menunjukkan kuatnya dukungan internasional terhadap inisiatif ini.

Armada ini membawa tidak hanya bantuan logistik, tetapi juga sejumlah tokoh penting global, mulai dari jurnalis, tenaga kesehatan, hingga aktivis iklim terkenal, Greta Thunberg. Kehadiran tokoh-tokoh ini diharapkan menjadi perisai moral dan politik, meski risiko serangan masih sangat tinggi.

International Committee for Breaking the Siege on Gaza, organisasi yang mengawal misi ini, memprediksi kapal-kapal GSF akan segera memasuki perairan utara Kota Alexandria dalam beberapa jam. Mereka pun secara terbuka menyuarakan kekhawatiran mendalam.

“Kami memprediksi bahwa rezim Zionis akan melakukan kejahatan perang terhadap kami sewaktu-waktu karena kami semakin dekat dengan Gaza,” tegas organisasi tersebut.

Persiapan Militer Zionis dan Penolakan Tawaran Israel

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Media Israel, KAN, sebelumnya melaporkan bahwa Pasukan Zionis telah meningkatkan kesiapan untuk mencegat kapal-kapal GSF. Pihak Israel memperkirakan kedatangan GSF akan bertepatan dengan hari libur nasional Yahudi, Yom Kippur, yang seringkali menjadi momen meningkatnya ketegangan.

Angkatan laut Israel dari unit elit Shayetet 13 bahkan telah menggelar latihan intensif selama beberapa hari, secara spesifik melatih operasi ‘untuk membajak kapal di pantai’.

Pencegatan ini menjadi respons Israel setelah GSF menolak tawaran untuk menurunkan bantuan di pelabuhan alternatif yang ditunjuk Tel Aviv, seperti Pelabuhan Ashkelon, Siprus, atau bahkan Vatikan.

Penolakan tegas GSF —untuk tidak mendarat di pelabuhan di luar Gaza— dinilai Tel Aviv sebagai provokasi politik, menegaskan bahwa tujuan utama mereka adalah mematahkan blokade, bukan sekadar mengirim bantuan.

Pelayaran GSF sendiri bukan tanpa hambatan. Mereka beberapa kali mengalami serangan, yang menurut klaim GSF, didalangi oleh Negeri Zionis. Serangan terjadi saat kapal-kapal berlayar di perairan Yunani dan ketika berlabuh di Tunisia.

Insiden ini bahkan sempat membuat Italia dan Spanyol turun tangan mengirimkan sejumlah kapal untuk mengawal GSF, termasuk dua kapal fregat dari Italia, demi menjamin keamanan pelayaran kapal bantuan kemanusiaan tersebut. Kini, mata dunia tertuju ke Mediterania, menanti langkah GSF selanjutnya.

Topik
Komentar

Visited 1 times, 1 visit(s) today