Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Jumat (19/9/2025) malam. (Foto: Inilah.com/Vonita).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berkeinginan, ke depan, program bantuan sosial (bansos) yang digarap pemerintah hanya diterima masyarakat untuk sementara waktu saja. Selanjutnya, ia mau para penerima manfaat bisa berkembang melalui pemberdayaan.
“Kita ingin yang namanya bansos ini dipahami sebagai sifatnya sementara lalu mereka menuju ke pemberdayaan. Bansos itu sementara, pemberdayaan itu selamanya,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2025) malam.
Gus Ipul menjelaskan, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan instruksi soal program pemberdayaan harus terus dilakukan. Sehingga masyarakat yang masih menerima bansos bisa mandiri.
“Kami mendapatkan arahan presiden agar kita juga memperkuat program pemberdayaan ini. Sehingga tiap tahunnya bisa lebih terukur mereka yang graduasi, mereka yang lolos, mereka yang naik kelas,” ujarnya.
Dia mengungkap, pihaknya juga diberi tugas untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem. Untuk itu, Kementerian Sosial akan menggaet pihak swasta untuk program pengentasan kemiskinan ekstrim ini.
“Jadi di beberapa tempat kami bekerja sama dengan Baznas ya, kemudian di beberapa tempat lain kami bekerjasama dengan dunia usaha ya. Jadi kami melibatkan banyak sekali dunia swasta, dunia usaha, filantropi, yang bisa bersama-sama dengan kami untuk ikut mengentaskan kemiskinan khususnya kemiskinan ekstrim,” tutur Gus Ipul menambahkan.














