Ademola Lookman dari Atalanta melakukan pemanasan sebelum pertandingan Serie A antara Atalanta dan SS Lazio di Stadion Gewiss pada 6 April 2025 di Bergamo, Italia. (Foto: Marco Luzzani/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Suporter Atalanta mengirimkan pesan keras kepada penyerang mereka, Ademola Lookman, dengan memasang spanduk yang mengecapnya sebagai pemain yang “tidak tahu berterima kasih”. Aksi ini merupakan reaksi atas keputusan pelatih Ivan Juric untuk mengintegrasikan kembali sang pemain ke dalam skuad utama.
Hubungan antara Lookman dan klub memanas sejak akhir musim 2024-2025. Pemain internasional Nigeria itu secara terbuka berusaha untuk meninggalkan klub selama bursa transfer musim panas.
Ia bahkan mengajukan permintaan transfer resmi setelah Atalanta menolak tawaran senilai 45 juta Euro dari Inter Milan pada awal Agustus lalu. Tidak berhenti di situ, Lookman kemudian mengunggah serangkaian tudingan terhadap klub melalui pesan panjang di profil Instagram-nya.
Setelah drama tersebut, Lookman kembali ke Inggris selama beberapa minggu dan melewatkan sebagian besar program latihan pramusim tim. Ia baru kembali ke Bergamo lima hari sebelum musim Serie A 2025-2026 dimulai.
Sikapnya tersebut membuat pelatih Ivan Juric mengambil tindakan tegas dengan membekukan Lookman dari semua skuad pertandingan Atalanta sejak awal musim. Lookman pun terpaksa berlatih secara terpisah dari rekan-rekan setimnya.
Namun, pada awal pekan ini, Juric memutuskan untuk memberikan kesempatan kedua dengan memanggil Lookman kembali untuk berlatih bersama tim utama.
Keputusan sang pelatih ternyata tidak diterima dengan baik oleh sebagian kelompok suporter Atalanta. Sebagai bentuk protes, sebuah spanduk dibentangkan di kota Bergamo pada Sabtu (20/9/2025) dengan pesan yang jelas ditujukan kepada sang pemain.
“Pemain no. 11 diintegrasikan kembali, tapi bagi kami, kau tetap tidak tahu berterima kasih,” demikian tulisan di spanduk tersebut.














