Inilah Bukti Kunci FIFA Sanksi FAM Malaysia: Akta Kelahiran Kakek Facundo Garces di Argentina Terungkap

Inilah Bukti Kunci FIFA Sanksi FAM Malaysia: Akta Kelahiran Kakek Facundo Garces di Argentina Terungkap

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 31 Oktober 2025 – 15:37 WIB

Facundo Garces dari Deportivo Alaves melihat ke arah penonton saat pertandingan LaLiga EA Sports antara Deportivo Alaves dan Levante UD di Estadio de Mendizorroza pada 16 Agustus 2025 di Vitoria-Gasteiz, Spanyol. (Foto: Ion Alcoba Beitia/Getty Images)

Facundo Garces dari Deportivo Alaves melihat ke arah penonton saat pertandingan LaLiga EA Sports antara Deportivo Alaves dan Levante UD di Estadio de Mendizorroza pada 16 Agustus 2025 di Vitoria-Gasteiz, Spanyol. (Foto: Ion Alcoba Beitia/Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi Malaysia semakin terkuak setelah media Argentina, Capital De Noticias (CDN), merilis bukti kunci. Media tersebut mengungkap dokumen akta kelahiran asli kakek dari Facundo Garces, yang menunjukkan ia lahir di Santa Fe, Argentina, bukan di Penang, Malaysia, seperti yang diklaim oleh Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Kasus ini menjadi sorotan utama di Argentina karena tiga pemain berdarah Negeri Tango ikut terseret, yakni Facundo Garces, Imanol Machuca, dan Rodrigo Holgado.

Ketiga pemain tersebut, bersama empat pemain lainnya (Hector Hevel, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, dan Gabriel Palmero), telah dijatuhi hukuman berat oleh FIFA. Mereka dilarang terlibat dalam aktivitas sepak bola di bawah naungan FIFA selama 12 bulan akibat penggunaan dokumen palsu.

Dalam laporan yang dirilis pada Kamis (30/10/2025), CDN menampilkan dokumentasi yang diduga digunakan FIFA sebagai dasar menjatuhkan hukuman. Bukti utamanya adalah akta kelahiran asli kakek Garces, yang bernama Carlos Rogelio Fernandez.

Dokumen dari catatan sipil provinsi Santa Fe, Argentina, itu dengan jelas mencatat bahwa Carlos Rogelio Fernandez dilahirkan pada 29 Mei 1930.

“Nyonya Sebastiana Justa Fernandez, dua puluh enam tahun, lajang, berkewarganegaraan Argentina… hadir dan menyatakan bahwa di rumahnya… pada 29 Mei lalu, pukul 18.40, telah lahir seorang anak kulit putih yang merupakan anak kandung dari pemberi pernyataan…,” demikian kutipan catatan dalam akta tersebut.

Temuan ini telak membantah klaim FAM yang sebelumnya menyatakan bahwa Fernandez lahir di Penang, Malaysia. CDN juga menambahkan bahwa buyut Garces, yakni Don Cipriano Garces dan Sebastiana Justa Fernandez (ibu dari kakeknya), adalah warga negara Spanyol asli yang berprofesi sebagai pedagang.

Akibat skandal ini, Facundo Garces telah diskors oleh klubnya, Deportivo Alaves, dan dicoret dari daftar pemain musim ini di La Liga Spanyol. Padahal, Garces telah dinaturalisasi oleh Malaysia pada Juni 2025 dan mengantongi dua caps bersama skuad Harimau Malaya.

Saat ini, FAM dilaporkan tengah dalam proses mengajukan banding atas putusan FIFA yang dikeluarkan pada akhir September dan diperkuat kembali pada awal Oktober 2025.

Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today