Isu Galon Polikarbonat Membahayakan Kesehatan, Asdamindo: Ganggu Pelaku UMKM

Isu Galon Polikarbonat Membahayakan Kesehatan, Asdamindo: Ganggu Pelaku UMKM

Iwan Medium.jpeg

Kamis, 9 Oktober 2025 – 22:28 WIB

Ilustrasi–Galon guna ulang untuk air minum dalam kemasan (AMDK). (Foto: Antara).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ketua Asosiasi Depot Air Minum Indonesia (Asdamindo), Erik Garnadi mengaku miris dengan maraknya framing negatif di media sosial dan konvensional, terkait galon guna ulang polikarbonat (PC) yang disebut-sebut berbahaya untuk ibu hamil.

“Itu jelas tidak benar atau hoaks. Dari berbagai penelitian para pakar kesehatan dan polikarbonat, menyebut galon guna ulang berbahan polikarbonat yang beredar di Indonesia, masih aman,” kata Erik di Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Dia mendesak pemerintah turun tangan untuk melindungi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang terimbas isu tersebut. Padahal, sektor UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional. “Jika terus berlanjut, banyak pengusaha depot air yang akan gulung tikar. Ini memicu pengangguran hingga ratusan ribu orang,” lanjut Erik.

Sekretariat Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (Aspadin) Jabar, Jakarta, Banten, Ismail mengatakan, pengawasan penggunaan galon polikarbonat (BPA) di pabrik-pabrik AMDK dilakukan cukup ketat.

Terbukti, hasil  uji migrasi bisfenol A dari AMDK galon polikarbonat milik anggota Aspadin JDB rata-rata mencapai 0,03 bpj atau masih jauh dari ambang batas aman yang ditetapkan BPOM. “Jadi, galon-galon polikarbonat atau galon guna ulang milik anggota kami aman untuk digunakan masyarakat,” kata  Ismail.

Dia mengatakan, proses pengawasan yang dilakukan perusahaan, mulai dari penerimaan galon kuat polikarbonat hingga proses pembersihan, pengisian dan pengujian migrasi BPA-nya.

Pakar kesehatan, Dyah Novita Anggraini mengatakan, air mineral dari galon PC aman dikonsumsi, bahkan bermanfaat bagi kesehatan ibu hamil serta janin.

“Sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah bahwa air mineral dari galon polikarbonat berbahaya untuk ibu hamil. Justru, air mineral sangat penting untuk ibu hamil dan menyusui,” kata Dyah.

Menurutnya, air dari sumber berkualitas mengandung mineral penting seperti kalsium, magnesium, natrium, dan selenium. Kalsium berperan dalam pertumbuhan tulang janin, sementara magnesium membantu mencegah tekanan darah tinggi yang bisa memicu risiko kelahiran prematur. “Berkat kandungan mineral tersebut, air mineral punya manfaat besar untuk tubuh, termasuk bagi ibu hamil,” ujarnya.

Hal senada disampaikan pakar obstetri dan ginekologi, M Natsir Nugroho, kesehatan janin lebih dipengaruhi nutrisi seimbang dan kondisi ibu, bukan karena kemasan air minum.

“Yang terpenting, ibu hamil harus menjaga makanan bergizi lengkap: protein, karbohidrat, dan lemak. Untuk minum, pilih air yang matang dan bersih. Air dari galon polikarbonat aman untuk dikonsumsi,” tegasnya.

Ia menambahkan, faktor lingkungan dan kesehatan ibu juga berpengaruh pada janin. Contohnya, ibu penderita diabetes yang tidak menjaga pola makan, bayinya berisiko lahir dengan obesitas, bahkan berat bisa berkisar 6–6,5 kilogram.

Keamanan galon polikarbonat juga ditegaskan berbagai otoritas pangan dunia. US FDA (Food and Drug Administration) menyatakan penggunaan polikarbonat dalam kemasan makanan dan minuman masih berada dalam batas aman. “Tingkat BPA yang terdeteksi dari kontak dengan pangan jauh di bawah ambang batas keamanan,” tulis FDA di laman resminya.

Di Indonesia, BPOM juga sudah menetapkan ambang batas maksimum migrasi BPA dari kemasan. Hasil uji laboratorium terhadap sejumlah sampel galon AMDK menunjukkan sebagian besar jauh di bawah batas aman.

Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today